Headline.co.id, Sleman ~ Tenaga kesehatan dari Puskesmas Depok I, II, dan III memimpin Upacara Bendera Bulan September di halaman Kantor Kapanewon Depok, Sleman, Selasa (29/9/2026). Mereka meninggalkan sejenak rutinitas pelayanan medis untuk menjalankan sejumlah tugas dalam prosesi upacara yang diikuti 259 peserta lintas instansi. Keterlibatan para nakes Puskesmas Depok Sleman itu sekaligus menjadi bagian dari pesan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 tentang pentingnya aktivitas fisik bagi pembangunan manusia.
Dalam upacara tersebut, para tenaga kesehatan menempati sejumlah posisi penting, mulai dari komandan upacara, perwira, hingga regu pengibar bendera. Peserta upacara berasal dari berbagai unsur, termasuk TNI-Polri dan pendidik.
Nakes Puskesmas Depok Sleman Isi Posisi Penting
Kehadiran nakes dari tiga puskesmas di wilayah Depok tidak hanya mendukung kelancaran prosesi kenegaraan. Mereka juga membawa pesan mengenai pentingnya membangun masyarakat yang aktif dan bugar melalui kebiasaan bergerak serta menjaga kesehatan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kepala Puskesmas Depok I, dr. Henni Widiarini, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan itu, ia membacakan amanat Bupati Sleman yang menekankan bahwa aktivitas fisik merupakan salah satu unsur penting bagi ketahanan bangsa.
“Hari Olahraga Nasional bukan sekadar peringatan, tetapi pengingat bahwa olahraga merupakan bagian penting dari pembangunan manusia. Olahraga adalah investasi masa depan yang berdampak pada karakter bangsa dan pertumbuhan ekonomi,” ujar dr. Henni.
Pernyataan tersebut menempatkan olahraga bukan sekadar kegiatan dalam rangka peringatan tahunan. Olahraga dipandang sebagai bagian dari pembangunan manusia yang berkaitan dengan pembentukan karakter bangsa dan pertumbuhan ekonomi.
Pesan Haornas Dibingkai Tema Masyarakat Aktif dan Bugar
Upacara itu mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”. Tema tersebut disampaikan bersamaan dengan petuah kearifan lokal Jawa, “Gliyak-gliyak tumindak”, yang mengajarkan pentingnya segera memulai dan terus bergerak secara bertahap.
Filosofi tersebut menggambarkan gerak yang dilakukan perlahan, tetapi terus-menerus. Dalam konteks pelayanan kesehatan, pesan itu selaras dengan peran preventif puskesmas dalam mendorong warga membangun rutinitas sehat sederhana.
Peran preventif puskesmas tidak hanya berkaitan dengan pelayanan ketika warga mengalami masalah kesehatan. Berdasarkan pesan yang disampaikan dalam upacara, puskesmas juga memiliki peran untuk memotivasi masyarakat agar membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas fisik yang dilakukan secara berkelanjutan.
Paduan Suara Guru PAUD Iringi Upacara
Prosesi upacara berlangsung khidmat sekaligus melibatkan unsur lintas profesi di Kapanewon Depok. Paduan suara guru PAUD se-Kapanewon Depok membawakan “Mars Haornas” dan “Bagimu Negeri”.
Lantunan dua lagu tersebut menjadi bagian dari suasana upacara yang mempertemukan tenaga kesehatan, TNI-Polri, pendidik, serta peserta dari berbagai instansi. Keterlibatan paduan suara guru PAUD juga memperlihatkan kebersamaan antarprofesi dalam kegiatan tersebut.
Dengan demikian, upacara pada 29 September itu menjadi ruang bagi para nakes Puskesmas Depok I, II, dan III untuk menjalankan tugas di luar rutinitas pelayanan medis. Pada saat yang sama, mereka menyampaikan pesan Haornas ke-43 melalui tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar” serta ajakan untuk menerapkan prinsip “Gliyak-gliyak tumindak” dalam membangun kebiasaan sehat.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















