Headline.co.id, Batam ~ Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program prioritas nasional. Komitmen itu disampaikan saat Amsakar mengikuti Rapat Koordinasi Pemantauan dan Optimalisasi Peran Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan MBG secara virtual pada Kamis (13/8/2026). Rapat koordinasi nasional tersebut membahas penguatan peran pemerintah daerah agar pelaksanaan MBG berjalan efektif, tepat sasaran, dan akuntabel di daerah, sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025.
Dalam rapat itu, pemerintah pusat dan pemerintah daerah membahas sejumlah langkah strategis untuk memperkuat koordinasi pelaksanaan program. Pembahasan mencakup pendistribusian makanan, pengawasan kualitas gizi, akuntabilitas, serta kesiapan daerah dalam mendukung pelaksanaan MBG.
Batam Siapkan Tata Kelola Program MBG
Amsakar menyatakan Pemko Batam siap menyelaraskan kebijakan daerah dengan kebutuhan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis. Menurut dia, koordinasi diperlukan agar seluruh tahapan pelaksanaan program dapat berlangsung secara optimal dan manfaatnya dirasakan masyarakat, khususnya anak-anak.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Pemerintah Kota Batam siap menyelaraskan kebijakan daerah untuk mendukung tata kelola Program Makan Bergizi Gratis. Melalui rakor ini, kita menyatukan persepsi agar pelaksanaannya, mulai dari pendistribusian, pengawasan kualitas gizi, hingga akuntabilitas, dapat berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya anak-anak kita,” ujar Amsakar.
Penegasan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemko Batam untuk mendukung MBG sebagai salah satu program prioritas nasional. Pemerintah daerah juga diminta memastikan kesiapan pelaksanaan program di lapangan melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemangku kepentingan terkait.
OPD Diminta Tindak Lanjuti Arahan Pemerintah Pusat
Amsakar meminta organisasi perangkat daerah (OPD) teknis terkait segera menindaklanjuti arahan pemerintah pusat. Tindak lanjut itu meliputi pemetaan data penerima manfaat, pengawasan rantai pasok pangan lokal, serta kesiapan fasilitas pendukung yang diperlukan dalam pelaksanaan program.
Pemetaan data penerima manfaat diperlukan untuk mendukung penyaluran MBG agar tepat sasaran. Sementara itu, pengawasan rantai pasok pangan lokal menjadi bagian dari persiapan untuk memastikan kebutuhan bahan pangan dalam program dapat dikelola dengan baik.
Kesiapan fasilitas pendukung juga menjadi perhatian karena pelaksanaan MBG tidak hanya berkaitan dengan penyediaan makanan, tetapi mencakup proses pendistribusian dan pengawasan. Seluruh persiapan tersebut diarahkan agar pelaksanaan program di Batam berjalan sesuai ketentuan.
Sinergi Pemerintah dan Pemangku Kepentingan
Menurut Amsakar, sinergi pemerintah pusat, Pemko Batam, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci agar Program Makan Bergizi Gratis dapat terlaksana dengan baik dan berkelanjutan.
Koordinasi lintas pihak diperlukan untuk menyatukan persepsi mengenai pelaksanaan program, termasuk pengawasan kualitas gizi dan pertanggungjawaban program. Melalui koordinasi tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan dukungan kebijakan dan kesiapan teknis berjalan searah dengan arahan pemerintah pusat.
Selain mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, pelaksanaan MBG diharapkan memberi dampak positif terhadap perekonomian daerah. Dampak itu diharapkan muncul melalui keterlibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penyedia bahan pangan lokal dalam pelaksanaan program.
Amsakar menegaskan, keterlibatan pelaku usaha dan penyedia pangan lokal menjadi salah satu aspek yang dapat mendukung pelaksanaan MBG sekaligus memberi manfaat bagi daerah. Namun, pelaksanaannya tetap perlu ditopang koordinasi dan persiapan yang matang.
“Dengan koordinasi yang kuat dan persiapan yang matang, Pemko Batam berkomitmen memastikan pelaksanaan Program MBG di daerah berjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















