Headline.co.id, Bojonegoro ~ Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro menyalurkan 10 ribu liter air bersih kepada warga Desa Ngorogunung, Kabupaten Bojonegoro, di tengah musim kemarau. Bantuan tersebut dipusatkan di wilayah RT 09 dan RT 10, RW 03, Desa Ngorogunung. Penyaluran dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air warga, sekaligus disertai edukasi mengenai kebersihan dan kesehatan. Kegiatan itu dilaksanakan berdasarkan petunjuk serta hasil koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro.
Distribusi air bersih tersebut menjadi bagian dari kegiatan PMI Bojonegoro untuk membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan air selama musim kemarau. Air yang disalurkan dapat digunakan warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari, seperti memasak, minum, dan menjaga kebersihan keluarga.
Distribusi Air Dipusatkan di Desa Ngorogunung
Tim PMI menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di RT 09 dan RT 10, RW 03, Desa Ngorogunung. Selain mendistribusikan air, tim juga memberikan edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Edukasi tersebut dinilai penting karena keterbatasan air selama musim kemarau dapat memengaruhi kemampuan masyarakat dalam menjaga kebersihan diri dan keluarga. Karena itu, bantuan PMI tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan air, tetapi juga pada penguatan pengetahuan warga terkait kesehatan dan kebersihan.
Ketua PMI Kabupaten Bojonegoro Ninik Susmiati mengatakan, PMI akan terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan selama musim kemarau.
“Untuk minggu ini, kegiatan dropping air bersih PMI menyasar wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro, khususnya Kecamatan Bubulan dan Temayang,” ujar Ninik dalam siaran tertulis Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Rabu (19/8/2026).
Penyaluran Berdasarkan Koordinasi dengan BPBD
Koordinator Dropping Air Bersih PMI Kabupaten Bojonegoro Wahyu Theo Alfian mengatakan, penyaluran air bersih di Desa Ngorogunung dilakukan berdasarkan petunjuk dan hasil koordinasi dengan BPBD Kabupaten Bojonegoro.
Koordinasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan pelaksanaan penyaluran air bersih di wilayah yang membutuhkan bantuan. PMI berharap distribusi itu dapat meringankan kebutuhan warga, terutama ketika musim kemarau membatasi ketersediaan air.
“Kami berharap, kehadiran tim ini dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat, terutama di tengah kondisi musim kemarau,” jelas Wahyu.
PMI Bojonegoro Sasar Wilayah Selatan
Menurut Ninik, kegiatan dropping air bersih PMI pada pekan tersebut menyasar wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro, terutama Kecamatan Bubulan dan Temayang. Desa Ngorogunung menjadi salah satu wilayah yang menerima bantuan air bersih sebanyak 10 ribu liter.
Penyaluran air bersih dilakukan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau. Dalam kondisi tersebut, air tetap diperlukan untuk berbagai aktivitas rumah tangga, mulai dari menyiapkan makanan dan minuman hingga menjaga kebersihan keluarga.
Selain bantuan langsung, PMI juga menekankan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Edukasi itu diberikan agar masyarakat tetap dapat menjaga kesehatan dan kebersihan keluarga meskipun menghadapi keterbatasan air.
Dengan demikian, kegiatan PMI Bojonegoro di Desa Ngorogunung mencakup dua bentuk dukungan, yakni distribusi air bersih dan penyampaian edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















