Headline.co.id, Bireuen ~ Rangkaian HUT ke-27 Kabupaten Bireuen akan diisi berbagai kegiatan olahraga, seni, budaya, keagamaan, literasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Agenda tersebut berlangsung mulai Minggu, 27 September hingga 12 Oktober 2026 di sejumlah lokasi di Kabupaten Bireuen, Aceh. Kegiatan disiapkan untuk membuka ruang partisipasi masyarakat sekaligus menampilkan potensi, kreativitas, dan produk unggulan daerah. Informasi itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Bireuen, M. Zubair, pada Sabtu (26/9/2026).
Pembukaan rangkaian HUT ke-27 Kabupaten Bireuen ditandai Pertandingan Sepak Bola Piala Bupati antarkecamatan pada Minggu (27/9/2026). Pertandingan tersebut digelar di Lapangan RTH Cot Gapu dan mempertemukan tim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bireuen.
Kompetisi sepak bola itu sekaligus menjadi ruang partisipasi dan hiburan bagi masyarakat. Selain olahraga, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah agenda yang berkaitan dengan pelestarian budaya, pengembangan literasi, kegiatan keagamaan, serta penguatan ekonomi lokal.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Libatkan Masyarakat
M. Zubair mengatakan, rangkaian peringatan ulang tahun Kabupaten Bireuen tidak hanya berfokus pada kegiatan olahraga. Masyarakat diberi kesempatan untuk terlibat sesuai minat dan potensi masing-masing.
“Rangkaian kegiatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen tidak hanya berupa kegiatan olahraga, tetapi juga mencakup seni, budaya, keagamaan, literasi, dan kegiatan yang mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata M. Zubair, Sabtu (26/9/2026).
Menurut dia, kegiatan olahraga menjadi ruang kompetisi dan kebersamaan. Sementara itu, kegiatan seni, budaya, dan literasi diarahkan menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas serta memperkenalkan kekayaan daerah.
Agenda budaya selanjutnya berlangsung pada 28–30 September 2026 melalui Lomba Meurukon tingkat kecamatan. Lomba tersebut digelar pada malam hari di Pendopo Bupati dan menjadi salah satu upaya mempertahankan tradisi serta nilai-nilai budaya yang berkembang di tengah masyarakat Bireuen.
Pameran UMKM dan Kuliner Digelar 1 Oktober
Pemberdayaan ekonomi masyarakat mendapat ruang melalui Pameran UMKM Kecamatan dan Kuliner yang dijadwalkan pada 1 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk dan kuliner khas dari berbagai wilayah di Kabupaten Bireuen.
Pada tanggal yang sama, penyelenggara juga menggelar sejumlah kegiatan kreatif. Kegiatan tersebut meliputi Lomba Kreativitas Merangkai Sirih, Lomba Masak Nasi Goreng Ayah, Lomba Permainan Rakyat tingkat PAUD, Lomba Mewarnai dan Melukis, serta Lomba Tari Tradisional.
Festival Kopi juga termasuk dalam rangkaian HUT ke-27 Kabupaten Bireuen. Festival tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan produk kopi dan potensi kuliner daerah, sekaligus mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat.
Literasi Digelar di Gedung Perpustakaan Daerah
Bidang literasi dijadwalkan berlangsung pada 2–4 Oktober 2026 di Gedung Layanan Perpustakaan Daerah. Rangkaian kegiatannya mencakup Pameran Literasi Buku, talk show, storytelling, dan mendongeng.
Kegiatan itu ditujukan untuk membuka ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan anak-anak, agar mengenal buku, pengetahuan, serta berbagai aktivitas literasi.
Memasuki 11 Oktober 2026, masyarakat dapat mengikuti Jalan Santai di kawasan Pendopo Bupati. Pada hari yang sama, digelar Lomba Toet Beude Trieng di Lapangan Paya Kareung serta Bola Voli Putri Piala Ketua TP PKK sebagai bagian dari agenda olahraga.
Puncak Peringatan Berlangsung 12 Oktober
Puncak peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen dijadwalkan berlangsung pada 12 Oktober 2026. Setelah itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan agenda keagamaan di Masjid Agung Bireuen, termasuk perayaan Maulid serta penampilan marawis, hadrah, dan ceramah.
M. Zubair mengajak masyarakat dari seluruh kecamatan memanfaatkan rangkaian kegiatan tersebut sebagai ruang kebersamaan sekaligus mendukung potensi lokal.
“Partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menyemarakkan HUT Kabupaten Bireuen. Melalui berbagai kegiatan ini, kita ingin olahraga, seni, budaya, literasi, dan UMKM dapat berkembang serta semakin dikenal masyarakat luas,” ujarnya.
Rangkaian HUT ke-27 Kabupaten Bireuen diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan ruang bagi tumbuhnya kreativitas, interaksi sosial, pelestarian budaya, serta penguatan ekonomi lokal.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















