Headline.co.id ~ Headline.co.id, Jakarta – DPR RI menyetujui hasil penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 2027 sebesar Rp32,93 triliun. Persetujuan itu diambil dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI di Kantor DPR RI, Jakarta, Kamis (24/9). Anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung sepuluh kelompok kegiatan utama Kemenhub, dengan alokasi terbesar diarahkan pada dukungan keselamatan transportasi.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, dukungan keselamatan memperoleh alokasi Rp10,90 triliun atau 33,10 persen dari total anggaran Kemenhub 2027. Besarnya alokasi tersebut disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi nasional.
“Sebagai komitmen kami bahwa keselamatan menjadi prioritas utama bagi Kemenhub dalam penyelenggaraan transportasi nasional,” ujar Menhub Dudy.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Anggaran Kemenhub 2027 Mengalami Penyesuaian
Besaran anggaran Kemenhub 2027 yang disetujui DPR RI mengalami perubahan dari usulan awal kementerian. Sebelumnya, Kemenhub mengusulkan pagu kebutuhan sebesar Rp55,16 triliun.
Berdasarkan Surat Bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Bappenas pada 7 Mei 2025, Kemenhub kemudian memperoleh pagu indikatif sebesar Rp28,34 triliun. Selanjutnya, melalui Surat Bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Bappenas pada 5 Agustus 2026, pagu anggaran Kemenhub ditetapkan sebesar Rp32,93 triliun.
Penetapan tersebut menjadi dasar bagi Kemenhub untuk menyesuaikan komposisi anggaran pada masing-masing unit organisasi Eselon I. Penyesuaian itu dilakukan seiring dengan penetapan hasil rencana kerja dan anggaran Kemenhub untuk tahun 2027.
Rincian Pagu Anggaran Kemenhub
Dalam komposisi pagu anggaran 2027, Sekretariat Jenderal Kemenhub memperoleh alokasi sebesar Rp585,73 miliar. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mendapatkan Rp5,69 triliun.
Selanjutnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memperoleh Rp10,49 triliun, sedangkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mendapatkan Rp6,17 triliun.
Direktorat Jenderal Perkeretaapian memperoleh alokasi sebesar Rp7,10 triliun. Adapun Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan mendapatkan Rp2,47 triliun.
Komposisi tersebut merupakan hasil rekomposisi pagu anggaran pada unit-unit organisasi Eselon I Kemenhub setelah adanya penetapan anggaran 2027 sebesar Rp32,93 triliun.
Landasan Pelaksanaan Program Tahun Mendatang
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, penetapan hasil penyesuaian rencana kerja dan anggaran tersebut akan menjadi pijakan bagi Kemenhub dalam menyiapkan program dan kegiatan pada tahun mendatang.
“Penetapan hasil penyesuaian rencana kerja dan anggaran tersebut menjadi landasan Kemenhub dalam menyiapkan pelaksanaan program dan kegiatan pada tahun mendatang,” sebut Menhub.
Rapat kerja tersebut turut dihadiri Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, serta Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman.
Selain itu, hadir Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani serta Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















