Headline.co.id, Jakarta ~ Polri mengerahkan 5.641 personel gabungan untuk mengamankan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026. Pengamanan dilakukan oleh Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat melalui Operasi Garuda Bhakti 2026. Kejuaraan sepak bola internasional tersebut digelar di Stadion Utama GBK Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat Bandung. Polri mengajak masyarakat Jakarta dan Jawa Barat ikut menjaga ketertiban agar seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar.
FIFA ASEAN Cup 2026 diikuti delapan negara, yakni Indonesia, Bangladesh, Malaysia, Singapura, Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina. Dengan pertandingan berlangsung di dua lokasi, Polri menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum selama turnamen.
Polri Siapkan Pengamanan di Dua Stadion
Pengerahan personel dalam Operasi Garuda Bhakti 2026 dilakukan untuk menjamin keamanan pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026. Personel gabungan berasal dari Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat yang wilayahnya menjadi lokasi pertandingan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Stadion Utama GBK Jakarta menjadi salah satu arena penyelenggaraan turnamen. Pertandingan lainnya berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat Bandung. Kedua lokasi tersebut menjadi pusat kegiatan selama kejuaraan yang digelar hingga 6 Oktober 2026.
Waastamaops Kapolri Irjen Pol. Laksana, S.I.K., mengatakan pengamanan telah disiapkan secara maksimal oleh kepolisian. Namun, ia menilai kelancaran kegiatan internasional tersebut juga bergantung pada peran aktif masyarakat.
“Kami all out dari Kepolisian Republik Indonesia, dalam hal ini Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat. Namun, apabila kita tidak dibantu oleh masyarakat untuk menjaga ketertiban, kita tidak akan bisa melaksanakan kegiatan ini dengan bagus,” kata Irjen Pol. Laksana, Senin (21/9/2026).
Warga Diminta Ikut Menjaga Ketertiban
Polri meminta masyarakat di Jakarta dan Jawa Barat turut menjaga ketertiban umum selama FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung. Ajakan tersebut disampaikan seiring pelaksanaan pertandingan yang melibatkan peserta dari delapan negara.
Menurut Irjen Pol. Laksana, dukungan publik diperlukan agar pengamanan yang dilakukan kepolisian dapat berjalan efektif. Ia menyebut keterlibatan masyarakat sebagai bagian penting dari upaya menjaga kelancaran agenda sepak bola internasional tersebut.
Pernyataan itu disampaikan setelah Polri menyiapkan ribuan personel untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan. Operasi pengamanan mencakup pelaksanaan turnamen di Stadion Utama GBK Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat Bandung.
Polri Minta Dukungan Media
Selain meminta peran masyarakat, Irjen Pol. Laksana juga mengharapkan dukungan insan pers. Media diminta memberikan pemberitaan yang baik serta masukan konstruktif selama pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026.
“Dari media juga kami harapkan memberikan satu supporting kepada kita semua, memberikan masukan dan pemberitaan yang baik demi kelancaran kegiatan sepak bola internasional ini,” tandasnya.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung selama 16 hari, mulai 21 September sampai 6 Oktober 2026. Dengan pengamanan yang melibatkan 5.641 personel gabungan, Polri mengajak masyarakat dan media berkontribusi menjaga ketertiban serta mendukung kelancaran turnamen di Jakarta dan Bandung.
Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















