Headline.co.id, Batam ~ Perempuan di Kota Batam didorong memperkuat ketahanan keluarga sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah. Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah menyampaikan dorongan itu saat membuka Seminar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (15/9/2026). Penguatan peran perempuan dinilai penting karena keluarga juga menghadapi tantangan sosial, termasuk kondisi kualitas udara yang kurang baik. Melalui seminar tersebut, peserta diajak menambah wawasan, memperkuat kapasitas, serta mengedukasi keluarga agar mengurangi kegiatan di luar rumah.
Perempuan Kota Batam Didorong Berperan dalam Ketahanan Keluarga
Seminar DWP Kota Batam mengangkat tema “Peningkatan Peran Dharma Wanita dalam Mendukung Keluarga yang Harmonis dan Sejahtera Hebat”. Kegiatan itu diikuti perwakilan unit DWP di lingkungan Pemerintah Kota Batam, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, serta istri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.
Turut hadir Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar dan Ketua DWP Kota Batam Erdawati Firmansyah. Menurut Firmansyah, seminar tersebut menjadi ruang bagi perempuan untuk memperluas pengetahuan dan meningkatkan kapasitas dalam menjalankan peran di keluarga, organisasi, serta lingkungan sosial.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengapresiasi, DWP Kota Batam yang telah menyelenggarakan seminar ini. Kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat untuk memberikan pencerahan serta menambah wawasan bagi seluruh peserta,” ujar Firmansyah.
Ia menilai organisasi perempuan tidak hanya berfungsi sebagai wadah berkegiatan. Organisasi tersebut juga dapat menjadi ruang untuk membahas persoalan yang dihadapi perempuan dan mencari solusi secara bersama-sama.
Sinergi Organisasi Perempuan Diperlukan
Firmansyah mengatakan sinergi antarlembaga dan organisasi perempuan diperlukan agar kontribusi perempuan terhadap pembangunan daerah semakin nyata. Menurut dia, banyaknya organisasi perempuan menjadi alasan pentingnya membangun kerja sama yang baik.
“Organisasi perempuan sangat banyak. Karena itu, diperlukan sinergi yang baik. Apa yang diprogramkan Pemerintah Kota Batam untuk memajukan kota yang kita cintai ini dapat terwujud, terutama dalam menyukseskan 15 program unggulan Amsakar dan Li Claudia,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa perempuan tidak hanya berperan sebagai pendamping suami. Perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan keluarga, mendidik anak, menjaga keharmonisan rumah tangga, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
Dalam menjalankan berbagai peran tersebut, Firmansyah mengakui perempuan menghadapi tantangan tersendiri. Perempuan yang berperan sebagai ibu sekaligus anggota organisasi perlu membagi waktu keluarga, pekerjaan, organisasi, dan kehidupan sosial.
Karena itu, ia berharap wawasan yang diperoleh melalui seminar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. “Melalui seminar ini, mari kita jadikan momentum untuk memberikan kontribusi, pengetahuan, dan inspirasi dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.
Peran Keluarga Hadapi Kualitas Udara yang Kurang Baik
Selain mendorong penguatan organisasi perempuan, Firmansyah meminta para ibu berperan dalam menghadapi kondisi kualitas udara yang kurang baik di Kota Batam. Pemerintah daerah, kata dia, masih melakukan kajian dan telaah mengenai kondisi tersebut, termasuk dampaknya terhadap kegiatan belajar mengajar.
Dalam situasi itu, keluarga dinilai memiliki peran penting untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Edukasi di lingkungan keluarga diharapkan membantu anggota keluarga lebih memahami langkah yang perlu dilakukan saat kondisi udara kurang baik.
“Peran ibu-ibu sangat penting dalam memberikan edukasi kepada keluarga, terutama anak-anak, agar kita bersama-sama dapat menghadapi kondisi udara yang kurang baik dengan mengurangi kegiatan di luar rumah,” ujarnya.
Pesan tersebut menempatkan keluarga sebagai salah satu lingkungan penting dalam merespons kondisi udara di Kota Batam. Ibu, khususnya, didorong menyampaikan pemahaman kepada anak-anak dan anggota keluarga agar dapat menyesuaikan aktivitas di tengah kualitas udara yang kurang baik.
DWP Diminta Solid dan Bermanfaat bagi Masyarakat
Firmansyah mengajak anggota DWP terus memperkuat organisasi agar semakin solid, aktif, mandiri, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Penguatan organisasi diharapkan berjalan seiring dengan peran DWP dalam mendukung keluarga ASN yang harmonis dan sejahtera.
“Mari, kita jadikan Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi yang solid, aktif, mandiri, dan bermanfaat. DWP harus menjadi bagian penting dalam mewujudkan keluarga ASN yang harmonis dan sejahtera serta mendukung program-program Pemerintah Kota Batam,” jelasnya.
Seminar tersebut menjadi agenda perdana DWP Kota Batam dalam rangka menyambut HUT ke-27 DWP yang akan diperingati pada Desember 2026.


















