Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp68 miliar untuk revitalisasi dan pengembangan Asrama Haji Gorontalo tetap aman. Sekretaris Jenderal Kemenhaj Teguh Dwi Nugraha menyampaikan kepastian itu saat menerima rombongan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo di Jakarta, Jumat (18/9/2026). Anggaran tersebut akan dianggarkan kembali pada tahun anggaran 2027 setelah pelaksanaan proyek fisik ditunda. Penundaan dilakukan karena keterbatasan waktu pengerjaan dan kompleksitas struktur bangunan untuk menjaga mutu pembangunan serta menghindari risiko masalah hukum.
Keberlanjutan anggaran SBSN tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat revitalisasi dan pengembangan Asrama Haji Gorontalo. Fasilitas itu diharapkan mendukung terwujudnya Gorontalo sebagai Embarkasi Haji penuh.
Anggaran SBSN Asrama Haji Gorontalo Dianggarkan Kembali
Teguh menjelaskan, penundaan proyek fisik tidak berarti anggaran SBSN untuk Asrama Haji Gorontalo dibatalkan. Dana sebesar Rp68 miliar tetap aman dan akan dialokasikan kembali dalam tahun anggaran 2027.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut Teguh, waktu pengerjaan yang terbatas menjadi salah satu pertimbangan dalam menunda pelaksanaan proyek. Selain itu, struktur bangunan yang kompleks membutuhkan perencanaan dan durasi pengerjaan yang memadai.
Keputusan tersebut diambil agar pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan. Kemenhaj juga ingin memastikan fasilitas yang dibangun memiliki mutu yang baik dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
“Penundaan proyek fisik disebabkan oleh keterbatasan waktu pengerjaan dan kompleksitas struktur bangunan, demi menghindari risiko masalah hukum serta menjaga kualitas mutu pembangunan,” kata Teguh, sebagaimana disampaikan dalam pertemuan tersebut.
Kemenhaj Dukung Gorontalo Jadi Embarkasi Haji Penuh
Teguh menegaskan, Kemenhaj mendukung penuh percepatan pemenuhan sarana dan prasarana haji di Gorontalo. Dukungan itu diarahkan agar Gorontalo dapat segera terwujud sebagai Embarkasi Haji penuh.
Ia menyebut besarnya alokasi dana membutuhkan perencanaan yang matang. Durasi pengerjaan juga harus disiapkan secara memadai sehingga fasilitas Asrama Haji Gorontalo dapat dibangun sesuai standar operasional embarkasi.
Dengan demikian, pelaksanaan pembangunan tidak hanya mempertimbangkan ketersediaan anggaran, tetapi juga kesiapan teknis dan kualitas hasil pekerjaan. Kemenhaj memastikan setiap tahapan perlu dilakukan secara terukur agar pembangunan sarana dan prasarana haji dapat mendukung kebutuhan embarkasi.
Aspirasi DPRD dan Pemerintah Provinsi Gorontalo
Dalam pertemuan di Jakarta, rombongan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo menyampaikan aspirasi agar anggaran yang sempat ditunda pelaksanaannya dapat kembali dialokasikan pada tahun anggaran 2027.
DPRD Provinsi Gorontalo juga mengapresiasi penyambutan Kemenhaj dalam pertemuan tersebut. Aspirasi pengalokasian kembali anggaran dinilai penting untuk mendukung percepatan pembangunan Asrama Haji Gorontalo.
Langkah itu dinantikan untuk mempercepat terwujudnya Gorontalo sebagai Embarkasi Haji penuh. Dalam bahan pertemuan disebutkan, cita-cita tersebut merupakan harapan besar Gubernur Gusnar Ismail dan seluruh masyarakat Gorontalo.
Kepastian mengenai anggaran SBSN menjadi salah satu hasil penting dari pertemuan Kemenhaj, Pemerintah Provinsi Gorontalo, dan DPRD Provinsi Gorontalo. Selanjutnya, pengalokasian kembali dana tersebut diharapkan dapat mendukung tahapan pembangunan pada tahun anggaran 2027.
Kanwil Kemenhaj Gorontalo Siap Bersinergi
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenhaj Gorontalo Muhaiminul Aziz Yunus menyatakan bersyukur atas berlangsungnya pertemuan tersebut. Ia menilai pertemuan berjalan hangat dan penuh nuansa kekeluargaan.
Muhaiminul menegaskan komitmen Kanwil Kemenhaj Gorontalo untuk terus bekerja sama dengan DPRD dan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Sinergi tersebut diarahkan untuk meningkatkan pelayanan haji dan mendukung seluruh tahapan menuju Embarkasi Haji Gorontalo.
“Kami sangat bersyukur atas hasil pertemuan hari ini. Kanwil Kemenhaj Gorontalo berkomitmen akan terus bersinergi dengan DPRD dan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam upaya peningkatan pelayanan haji. Kami akan mendukung penuh segala tahapan untuk mewujudkan Embarkasi Haji Gorontalo,” kata Muhaiminul.

















