Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Nasional

Kualitas Udara Karhutla Berbahaya, KLH Minta Warga Kurangi Aktivitas

Ari Wibowo muhammad by Ari Wibowo muhammad
1 hour ago
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
419 4
A A
0
: Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyebut kualitas udara di sejumlah provinsi terdampak karhutla berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya. KLH mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah, sementara BMKG memprakirakan risiko karhutla masih tinggi hingga awal musim hujan sekitar akhir Oktober–awal November. (Foto: Wandi/InfoPublik)

KLH: Kualitas Udara Sejumlah Wilayah Terdampak Karhutla Masuk Kategori Berbahaya (Dok. Infopublik)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) meminta masyarakat di sejumlah wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengurangi aktivitas di luar rumah karena kualitas udara berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya. Imbauan tersebut disampaikan Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Udara KLH Edward Nixon Pakpahan dalam konferensi pers perkembangan penanganan karhutla di Jakarta, Kamis (17/9/2026). Berdasarkan pemantauan pada 17 September pukul 15.00, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan berada pada status kualitas udara berbahaya. Kondisi itu terjadi ketika risiko karhutla masih tinggi akibat musim kemarau yang diprediksi berlangsung lebih kering dan panjang.

Contents

    • 0.1. BMKG Perkuat Mitigasi Karhutla hingga Akhir Oktober 2026
    • 0.2. PJJ Rokan Hulu Diperpanjang hingga 19 September 2026
  • 1. Kualitas Udara Karhutla Jadi Dasar Imbauan KLH
  • 2. Informasi Kualitas Udara Diperbarui Berkala
  • 3. Risiko Karhutla Masih Tinggi hingga Awal Musim Hujan
  • 4. BMKG Pantau Sebaran Polutan dan Operasi Modifikasi Cuaca

Edward mengatakan, kualitas udara di sejumlah provinsi terdampak karhutla, yakni Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur, mayoritas masuk kategori tidak sehat, sangat tidak sehat, bahkan berbahaya.

You might also like

: Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam rapat terbatas yang digelar secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/9/2026) seperti dikutip dalam keterangan BMKG. (Foto: BMKG)

BMKG Perkuat Mitigasi Karhutla hingga Akhir Oktober 2026

17 September 2026
: Istimewa

PJJ Rokan Hulu Diperpanjang hingga 19 September 2026

17 September 2026

“Per hari ini, 17 September pukul 15.00, untuk daerah terdampak, mayoritas kualitas udara di provinsi terdampak mulai dari Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur itu mayoritas pada kelompok status kualitas udara tidak sehat, sangat tidak sehat, bahkan ada yang berbahaya,” ujar Edward.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Kualitas Udara Karhutla Jadi Dasar Imbauan KLH

KLH mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 14 Tahun 2021 dalam mengklasifikasikan kualitas udara. Aturan tersebut membagi status kualitas udara ke dalam lima kelompok, yaitu baik, sedang, tidak sehat, sangat tidak sehat, dan berbahaya.

Dengan kondisi kualitas udara tidak sehat hingga berbahaya, masyarakat di wilayah terdampak disarankan mengurangi kegiatan di luar rumah dan lebih banyak beraktivitas di dalam rumah. Imbauan itu terutama ditujukan kepada kelompok usia rentan yang lebih berisiko terdampak penurunan kualitas udara akibat asap karhutla.

“Kalau kita sudah mendapatkan data status kualitas udara tersebut, mengacu kepada Permen LH Nomor 14 Tahun 2021, kita menyarankan untuk status kualitas udara tidak sehat, sangat tidak sehat, kemudian berbahaya, bagaimana saudara-saudara kita di daerah terdampak untuk bisa mengurangi aktivitas di luar rumah, bahkan lebih intensif di dalam rumah,” jelas Edward.

KLH juga telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2026 pada 21 Agustus 2026. Surat edaran tersebut memuat upaya strategis untuk melindungi masyarakat yang terdampak asap kebakaran lahan berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU).

Informasi Kualitas Udara Diperbarui Berkala

Untuk membantu masyarakat memantau kondisi udara, KLH menyediakan informasi melalui platform ISPU Net. Edward mengatakan, data pada platform tersebut dapat dipantau secara real time dan diperbarui setiap 30 menit.

Informasi kualitas udara juga tersedia melalui situs resmi KLH yang dikelola Biro Hubungan Masyarakat. Data pada kanal itu diperbarui dua kali sehari.

“Kami dari KLH fokus bagaimana menyampaikan informasi kualitas udara yang valid dan real time. Ini menjadi dasar tindak lanjut kementerian dan lembaga lain,” kata Edward.

KLH meminta dukungan media untuk menyosialisasikan ketentuan perlindungan masyarakat tersebut agar dapat diterapkan di lokasi-lokasi terdampak karhutla. Masyarakat juga diimbau mengikuti informasi resmi terkait kualitas udara dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi lingkungan setempat.

Risiko Karhutla Masih Tinggi hingga Awal Musim Hujan

Direktur Layanan Iklim Terapan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Marzuki mengatakan, risiko kebakaran hutan dan lahan masih cukup tinggi hingga memasuki awal musim hujan.

Menurut Marzuki, BMKG sejak Maret 2026 telah memprediksi musim kemarau tahun ini berlangsung lebih kering dan panjang. Risiko karhutla diperkirakan tetap tinggi hingga awal musim hujan yang diprediksi datang sekitar akhir Oktober hingga awal November.

“Dalam konteks kebakaran hutan dan lahan memang masih akan mengalami potensi risiko yang cukup tinggi hingga datangnya awal musim hujan, sekitar akhir Oktober hingga awal November,” ujar Marzuki.

Agustus hingga September menjadi periode puncak musim kemarau sehingga risiko kebakaran meningkat, terutama di wilayah yang mengalami kekeringan. Marzuki juga menyebut kondisi El Nino memengaruhi dinamika cuaca. Suhu muka laut di wilayah Pasifik Tengah dan Timur disebut telah mencapai fase sangat kuat.

Selain itu, suhu muka laut di Samudera Hindia yang berada pada nilai positif turut memengaruhi potensi pertumbuhan awan di Indonesia. “Artinya bahwa akan mengurangi potensi pertumbuhan awan di wilayah Indonesia,” katanya.

BMKG Pantau Sebaran Polutan dan Operasi Modifikasi Cuaca

Untuk satu pekan ke depan, BMKG memprakirakan potensi pertumbuhan awan masih relatif rendah, terutama di Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan. Berdasarkan parameter pemantauan BMKG, potensi pertumbuhan awan di wilayah tersebut berada pada kisaran 50 hingga 70 persen.

Pemerintah tetap menyiagakan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mendukung penanganan karhutla apabila terdapat potensi pertumbuhan awan yang memadai. Operasi modifikasi cuaca yang sedang aktif lain berada di Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, serta wilayah Bromo di Jawa Timur.

Namun, pelaksanaan OMC bergantung pada kondisi atmosfer dan ketersediaan awan yang dapat dimodifikasi. Operasi tersebut tidak dapat berjalan optimal apabila kondisi awan tidak mendukung.

BMKG juga memantau prakiraan sebaran polutan yang berasal dari partikel sisa pembakaran hutan, termasuk karbon monoksida yang dapat berdampak terhadap kesehatan. “Untuk tiga hari ke depan sebaran polutannya akan terjadi di Kalimantan Barat, kemudian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, dan Jambi. Jadi itu hal-hal yang perlu diwaspadai,” jelas Marzuki.

Kolaborasi KLH, BMKG, BNPB, Kementerian Kehutanan, TNI Angkatan Udara, serta kementerian dan lembaga terkait terus dilakukan untuk mengendalikan karhutla dan meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat.

Tags: berita jakartaHeadlineJakartaKementerianLingkungan

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Ari Wibowo muhammad

Ari Wibowo muhammad

Related Stories

: Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam rapat terbatas yang digelar secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/9/2026) seperti dikutip dalam keterangan BMKG. (Foto: BMKG)

BMKG Perkuat Mitigasi Karhutla hingga Akhir Oktober 2026

by Dani
17 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat dukungan mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) karena puncak musim...

: Istimewa

PJJ Rokan Hulu Diperpanjang hingga 19 September 2026

by wahyu
17 September 2026
0

Headline.co.id, Rokan Hulu ~ Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa PAUD, SD, dan SMP negeri...

: Istimewa

BPJPH Bidik Laboratorium Halal Internasional di Riau pada 2027

by masfajar
17 September 2026
0

Headline.co.id, Pekanbaru ~ Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) membuka peluang pembangunan laboratorium halal berstandar internasional di Provinsi Riau pada...

Polres Aceh Tengah Musnahkan 101,9 Kilogram Ganja, Kapolres Tegaskan Bandar Narkoba Jangan Coba Bermain di Takengon

Polres Aceh Tengah Musnahkan 101,9 Kg Ganja dari Tiga Perkara

by Fajar
17 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polres Aceh Tengah memusnahkan 101,948 kilogram ganja kering di Mapolres Aceh Tengah, Rabu (16/9/2026). Pemusnahan dipimpin Kapolres...

Polda Aceh Raih Peringkat III Penilaian Laporan Keuangan Terbaik Tahun 2025

Polda Aceh Raih Peringkat III Laporan Keuangan 2025

by masfajar
17 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Aceh meraih peringkat III dalam Penilaian Laporan Keuangan Tingkat Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran-Wilayah (UAPPA-W) Tahun...

382 Peserta, 20 Negara, Cikeas Mendunia! Wakapolri Buka Kapolri Cup II

Kapolri Cup II Diikuti 382 Peserta dari 20 Negara di Cikeas

by masfajar
17 September 2026
0

Headline.co.id, Bogor ~ International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026 diikuti 382 peserta yang tergabung dalam 156 tim...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Polsek Tlogowungu memfasilitasi penyelesaian konflik terkait kaburnya calon pengantin wanita asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah

Polisi Fasilitasi Mediasi Kasus Calon Pengantin Kabur di Pati, Disepakati Ganti Rugi dan Pernikahan Baru

25 May 2026
Sespimmen Polri Laksanakan Kuliah Kerja Profesi di Polresta Mataram untuk Tingkatkan Kompetensi Personel

Sespimmen Polri Laksanakan Kuliah Kerja Profesi di Polresta Mataram untuk Tingkatkan Kompetensi Personel

18 May 2026
Edukasi Pencegahan Batu Ginjal di Bojonegoro oleh RSUD Sosodoro

Edukasi Pencegahan Batu Ginjal di Bojonegoro oleh RSUD Sosodoro

16 July 2026
Kementerian ATR/BPN Siapkan Data untuk Penetapan Lahan Sawah Dilindungi di 12 Provinsi

Kementerian ATR/BPN Siapkan Data untuk Penetapan Lahan Sawah Dilindungi di 12 Provinsi

12 March 2026
Marc Marquez Juarai MotoGP Aragon Kalahkan Duel Ketat Bezzecchi

Marc Marquez Raih Kemenangan di MotoGP Aragon Setelah Duel Sengit

1 September 2026

Kemensos Tuntaskan Santunan Kematian Korban Bencana Banjir NTT

11 April 2021
PRATAMA ARHAN PASTIKAN AMBIL PELAJARAN PENTING DARI LAGA SEMIFINAL

Pratama Arhan Ambil Hikmah dari Kekalahan Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

5 August 2026

Artikel Terbaru

: Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam rapat terbatas yang digelar secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/9/2026) seperti dikutip dalam keterangan BMKG. (Foto: BMKG)

BMKG Perkuat Mitigasi Karhutla hingga Akhir Oktober 2026

17 September 2026
Menko PMK: Event Keagamaan Seperti MTQ Punya Dampak terhadap Perekonomian Masyarakat

MTQ Nasional XXXI Diproyeksikan Putar Ekonomi Rp1,2 Triliun

17 September 2026
: Istimewa

PJJ Rokan Hulu Diperpanjang hingga 19 September 2026

17 September 2026
Kukuhkan Iprahumas, Kemenag Siap Optimalkan Mega-Jejaring Kehumasan dari Pusat hingga KUA

Iprahumas Kemenag Dikukuhkan, Perkuat Jejaring Humas hingga KUA

17 September 2026
: Istimewa

BPJPH Bidik Laboratorium Halal Internasional di Riau pada 2027

17 September 2026
: Penutupan kegiatan Penguatan Jejaring Keamanan Pangan Daerah dan Rantai Pasok Bahan Pangan dalam Rangka Mendukung Program MBG. (foto Oman)

Gorontalo Hubungkan Petani dengan SPPG untuk Dukung MBG

17 September 2026
Polres Aceh Tengah Musnahkan 101,9 Kilogram Ganja, Kapolres Tegaskan Bandar Narkoba Jangan Coba Bermain di Takengon

Polres Aceh Tengah Musnahkan 101,9 Kg Ganja dari Tiga Perkara

17 September 2026

Popular Story

Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai Minta Rotasi Ditunda karena Ada “Nama Ajaib”
Pemerintahan

Dirjen Pajak Ungkap ‘Nama Ajaib’ dalam Rotasi Kemenkeu, Pejabat Tanpa Assessment Dibatalkan

by Saddam
17 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Dirjen Pajak Bimo Wijayanto mengungkap adanya sejumlah “nama ajaib”...

Read moreDetails

PJJ Rokan Hulu Diperpanjang hingga 19 September 2026

Kunjungan Kadet KKRI ke Sekolah Rakyat Bogor Beri Inspirasi

Gerakan Zero Waste SMP Muhammadiyah 1 Godean Aktifkan Bank Sampah

Road to Mandalika Panaskan Antusiasme MotoGP 2026

Persija Jakarta vs Persib Dimulai di GBK, Macan Kemayoran Menekan tapi Sulit Tembus Pertahanan

Kapolda Bengkulu Pantau Otopsi Jenazah Mr. X di RS Bhayangkara

Bakti Sosial HUT ke-71 Lalu Lintas Digelar di Teluk Bintuni

Kemenag Perkuat Kompetensi Pimpinan Daerah Analisis Isu dengan AI

Ditbinmas Polda Kaltara Edukasi Warga Cegah Karhutla

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.