Headline.co.id, Jakarta ~ PSS Muda Academy menyiapkan program latihan dan pembinaan berkelanjutan untuk menghadapi kompetisi Elite Pro Academy (EPA) 2026/2027. Persiapan PSS Sleman tersebut dilakukan menjelang kompetisi yang berlangsung selama delapan bulan, mulai Oktober 2026 hingga Mei 2027. Program itu ditujukan untuk menjaga performa tim sekaligus memastikan perkembangan pemain muda tetap berjalan konsisten sepanjang musim. Strateginya mencakup pengelolaan menit bermain, Individual Development Plan (IDP), evaluasi berkala, serta pemulihan pemain setelah pertandingan.
Tim Analisa PSS Muda Academy menjalankan persiapan tersebut melalui tiga kelompok usia, yakni PSS U16, U18, dan U20. Setiap tim mendapat fokus pengembangan yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan pemain.
Marlinaldi Rahman mengatakan, panjangnya kompetisi EPA 2026/2027 membuat tim perlu menyiapkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pertandingan. Pemain juga harus mampu menjaga kondisi, menghadapi tekanan, dan mempertahankan perkembangan performa sejak awal hingga akhir kompetisi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Program PSS Muda Academy Disesuaikan dengan Kebutuhan Pemain
Menurut Marlinaldi, program latihan disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan kompetisi sekaligus perkembangan individu pemain. Salah satu strategi yang digunakan ialah pemerataan menit bermain melalui rotasi yang terencana.
Rotasi tersebut ditujukan untuk menjaga kedalaman skuad selama kompetisi berlangsung. Meski demikian, dasar taktik dan filosofi permainan tetap dipertahankan agar proses pengembangan pemain berjalan searah dengan kebutuhan tim.
“Pada saat yang sama, pengembangan individu tetap menjadi bagian utama pembinaan. Melalui Individual Development Plan (IDP), pemain mendapat sesi khusus setiap pekan untuk memperbaiki aspek seperti awareness, akurasi passing, penempatan posisi, timing, dan decision making,” ujar Marlinaldi setelah latihan di Lapangan Macanan, Selasa (15/09/2026) sore WIB.
IDP menjadi bagian dari pendekatan pembinaan yang memberi ruang bagi pemain untuk memperbaiki aspek tertentu sesuai kebutuhan mereka. Dengan sesi khusus setiap pekan, perkembangan pemain diarahkan agar berlangsung secara bertahap dan terukur.
Evaluasi juga dilakukan secara berkala terhadap perkembangan pemain, baik secara individu maupun kelompok. Evaluasi tersebut digunakan untuk melihat progres pemain di tengah rangkaian kompetisi yang berlangsung panjang.
“Setiap pemain tetap memiliki ruang untuk berkembang sesuai kebutuhan dan targetnya,” ujar Marlinaldi.
Pemulihan Disiapkan untuk Menjaga Performa EPA 2026/2027
Selain latihan dan evaluasi, PSS Muda Academy memberi perhatian pada pemulihan setelah pertandingan. Langkah ini dinilai penting karena pemain harus menghadapi rangkaian kompetisi dalam rentang waktu yang panjang.
Protokol pascalaga yang diterapkan meliputi ice bath, active stretching, mobility individual, hingga fisioterapi preventif. Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebugaran pemain agar dapat kembali mengikuti program tim.
“Program tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebugaran pemain agar siap menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya,” imbuh Marlinaldi.
Pengaturan pemulihan tidak hanya ditujukan untuk menjaga kesiapan pemain pada pertandingan berikutnya. Langkah tersebut juga mendukung keberlanjutan proses pembinaan selama EPA 2026/2027, ketika pemain dituntut mempertahankan kondisi sekaligus terus meningkatkan kemampuannya.
Nutrisi dan Tidur Menjadi Bagian Pembinaan Pemain
PSS Muda Academy juga memperhatikan aspek nutrisi dan kualitas tidur para pemain. Para pemain masih berada dalam fase pertumbuhan dan pada saat yang sama menjalani pendidikan formal.
Karena itu, mereka didorong untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang serta menjaga waktu tidur minimal delapan jam. Dua hal tersebut ditempatkan sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran pemain di luar sesi latihan dan pertandingan.
“Dua aspek tersebut menjadi fondasi penting untuk menjaga kebugaran dan mendukung proses perkembangan pemain,” tuntasnya.
Dengan program tersebut, EPA 2026/2027 tidak hanya diposisikan sebagai ajang pertandingan bagi PSS Muda Academy. Kompetisi yang berlangsung hingga Mei 2027 itu juga menjadi ruang pembelajaran bagi pemain untuk membangun konsistensi, mengembangkan kemampuan individu, dan beradaptasi dengan tuntutan kompetisi jangka panjang.
PSS Muda Academy mengintegrasikan latihan, pengembangan individu, evaluasi, pemulihan, nutrisi, dan kualitas tidur dalam proses pembinaan. Seluruh aspek tersebut diarahkan untuk membantu pemain menjaga performa sepanjang musim sekaligus terus berkembang sebagai pesepak bola.




















