Headline.co.id, Malang ~ Arema FC resmi melengkapi kuota 11 pemain asing untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027 dengan merekrut penyerang asal Nigeria, Samuel Otusanya. Pemain berusia 22 tahun itu mengisi slot terakhir setelah Arema FC melepas Joel Vinicius berdasarkan hasil evaluasi tim pelatih seusai Piala Presiden 2026. Samuel Otusanya didatangkan untuk menambah pilihan di lini depan sekaligus memenuhi kebutuhan taktik pelatih Marcos Santos. Perekrutan tersebut dilakukan ketika kompetisi sudah berjalan, dengan pengalaman bermain di Norwegia dan Brasil menjadi salah satu pertimbangan Arema FC.
Kehadiran Samuel Otusanya menjadi langkah terakhir Arema FC dalam melengkapi komposisi pemain asing pada bursa transfer awal musim. Penyerang tersebut diharapkan dapat menambah daya gedor Singo Edan dan menciptakan persaingan sehat di sektor depan.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengatakan perekrutan Samuel dilakukan setelah tim pelatih mengevaluasi kebutuhan skuad. Evaluasi itu berujung pada keputusan untuk melepas Joel Vinicius dan mencari pemain yang sesuai dengan kebutuhan permainan Arema FC.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Samuel adalah pemain muda yang memiliki potensi besar. Meski usianya masih muda, dia sudah memiliki pengalaman bermain di Norwegia dan kompetisi Brasil. Kami melihat dia memiliki karakter penyerang yang sesuai dengan kebutuhan tim untuk musim ini,” ujar Yusrinal Fitriandi.
Samuel Otusanya Dinilai Sesuai Kebutuhan Arema FC
Yusrinal menegaskan, perekrutan Samuel Otusanya tidak semata-mata untuk melengkapi kuota pemain asing. Menurut dia, Arema FC mencari pemain yang bisa memberikan dampak terhadap permainan tim, memiliki kualitas dan mental bertanding, serta masih mempunyai ruang untuk berkembang.
“Kami mencari pemain yang bisa memberikan dampak bagi permainan tim, memiliki kualitas, mental bertanding, dan masih punya ruang untuk berkembang bersama Arema FC,” katanya.
Samuel Otusanya memiliki nama lengkap Oluwasegun Samuel Otusanya. Ia lahir di Nigeria pada 27 Juni 2004 dan berposisi sebagai penyerang tengah dengan tinggi badan sekitar 186 sentimeter.
Selain dapat bermain sebagai target man, Samuel dikenal memiliki kecepatan, kekuatan dalam duel udara, dan kemampuan membuka ruang di area pertahanan lawan. Karakter tersebut menjadi tambahan pilihan bagi Marcos Santos di sektor penyerang Arema FC.
Pengalaman Samuel Otusanya di Norwegia dan Brasil
Karier profesional Samuel Otusanya dimulai bersama FK Haugesund di Norwegia pada 2023. Setelah itu, ia melanjutkan karier di Brasil dengan memperkuat América-PE.
Samuel kemudian direkrut klub Serie B Brasil, Criciúma EC. Dari klub tersebut, ia sempat dipinjamkan ke Náutico dan Athletic Club (MG) untuk memperoleh menit bermain yang lebih banyak.
Pada musim 2025, Samuel tampil cukup reguler bersama Náutico dan mencatatkan kontribusi gol di kompetisi Brasil. Pada musim 2026, ia kembali bermain di Serie B Brasil bersama Athletic Club sebelum menerima pinangan Arema FC untuk melanjutkan karier di Indonesia.
Pengalaman di lingkungan sepak bola Eropa dan Amerika Selatan menjadi bekal Samuel untuk menjalani tantangan barunya bersama Arema FC. Yusrinal optimistis pemain tersebut dapat beradaptasi dengan sepak bola Indonesia, meski datang ketika kompetisi telah berlangsung.
“Adaptasi tentu menjadi proses yang harus dijalani setiap pemain baru. Namun kami percaya Samuel punya pengalaman yang cukup untuk menyesuaikan diri dengan sepak bola Indonesia. Tim pelatih dan seluruh pemain juga akan membantu proses adaptasinya agar bisa segera memberikan kontribusi,” ungkapnya.
Arema FC Targetkan Persaingan Sehat di Lini Depan
Yusrinal berharap bergabungnya Samuel Otusanya dapat meningkatkan persaingan internal di lini depan Arema FC. Dengan kuota pemain asing yang telah lengkap, setiap posisi diharapkan memiliki kompetisi yang sehat dan mendorong peningkatan kualitas tim.
“Dengan kuota pemain asing yang kini sudah lengkap, kami ingin setiap posisi memiliki kompetisi yang sehat. Harapannya, kualitas tim terus meningkat dan Arema FC bisa tampil lebih konsisten sepanjang Super League 2026/2027,” tutup Yusrinal.
Dengan masuknya Samuel Otusanya, Arema FC telah melengkapi komposisi 11 pemain asing untuk Super League 2026/2027. Penyerang asal Nigeria itu menjadi amunisi terakhir Singo Edan sekaligus menambah opsi Marcos Santos di lini depan.



















