Headline.co.id, Jember ~ Persebaya U-13 menjuarai Piala Soeratin 2026 zona Jawa Timur setelah mengalahkan Persida Sidoarjo dengan skor 1-0 di Jember Sport Garden, Minggu (13/9). Gol Ardi Firmansa pada menit ke-47 menjadi penentu kemenangan Green Force muda dalam pertandingan final yang berlangsung ketat. Hasil tersebut membuat Persebaya U-13 mempertahankan gelar sekaligus mencatatkan sejarah karena Persebaya menyapu bersih trofi Piala Soeratin Jatim melalui tiga kelompok usia pada tahun ini. Setelah meraih gelar di tingkat regional, Persebaya U-13 akan melanjutkan persiapan untuk menghadapi zona nasional pada 16 September.
Gol Ardi Firmansa Tentukan Kemenangan Persebaya
Final Piala Soeratin 2026 zona Jatim Persebaya U-13 dan Persida Sidoarjo berjalan sengit. Kedua tim berusaha menemukan celah, tetapi belum mampu mencetak gol hingga pertandingan memasuki babak kedua.
Persebaya akhirnya memecah kebuntuan melalui Ardi Firmansa pada menit ke-47. Ia memanfaatkan peluang untuk membawa Green Force muda unggul 1-0.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Setelah mencetak gol, Persebaya U-13 berusaha mempertahankan keunggulan. Para pemain asuhan Agus Priyono bekerja keras hingga peluit panjang berbunyi dan memastikan kemenangan atas Persida Sidoarjo.
Bagi Persebaya U-13, kemenangan tersebut terasa istimewa karena pertandingan mempertemukan dua tim dari wilayah yang berdekatan. Pelatih Agus Priyono menilai kondisi itu membuat laga berlangsung dengan tensi tersendiri.
“Anak-anak berjuang sangat istimewa. Mungkin karena Surabaya dan Sidoarjo ada adu gengsi, sehingga sama-sama berusaha sekuat mungkin untuk menang,” kata Agus.
Persebaya U-13 Raih Gelar Keempat Beruntun
Trofi Piala Soeratin Jatim 2026 menjadi gelar keempat secara beruntun bagi Persebaya U-13. Green Force muda pertama kali menjadi juara pada musim 2022/2023 setelah mengalahkan Bima Putra Academy Blitar dengan skor 2-0 di Banyuwangi.
Pada musim berikutnya, Persebaya U-13 kembali mempertahankan gelar dengan mengalahkan lawan yang sama 4-0 di Jember. Dominasi tersebut berlanjut pada 2025 ketika Persebaya menang 2-0 atas Medi Soccer School Tulungagung di final yang berlangsung di Lamongan.
Kemenangan atas Persida Sidoarjo kini menambah koleksi gelar Persebaya U-13 menjadi empat trofi secara berturut-turut di Piala Soeratin zona Jatim.
Meski kembali menjadi juara, Agus menyebut timnya masih memiliki sejumlah hal yang harus diperbaiki. Salah satu aspek yang menjadi perhatian ialah kemampuan pemain menjaga ketenangan ketika menghadapi tekanan dalam pertandingan.
“Mereka harus lebih tenang. Anak-anak seusia mereka masih sering terbawa suasana, sehingga sering terburu-buru dan melakukan kesalahan,” jelasnya.
Lengkapi Sapu Bersih Tiga Kelompok Usia
Gelar Persebaya U-13 melengkapi keberhasilan Persebaya U-15 dan U-17 yang lebih dahulu menjadi juara Piala Soeratin zona Jatim tahun ini.
Persebaya U-17 meraih gelar setelah mengalahkan Inter Kediri dengan skor 3-1 pada final di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (12/9). Sementara itu, Persebaya U-15 juga telah mengamankan trofi dalam ajang yang sama.
Catatan tersebut menciptakan sejarah baru bagi Persebaya. Untuk kali pertama, tiga kelompok usia Green Force berhasil menyapu bersih trofi Piala Soeratin Jawa Timur dalam satu tahun penyelenggaraan.
Keberhasilan itu tidak terlepas dari proses pembinaan pemain muda Persebaya. Para pemain U-13 merupakan hasil kompetisi internal yang melibatkan 20 klub anggota Persebaya. Melalui kompetisi tersebut, talenta-talenta muda dipantau dan berkembang sebelum mendapat kesempatan membawa nama Green Force ke level yang lebih tinggi.
Persebaya Bersiap ke Zona Nasional
Persebaya U-13 tidak memiliki banyak waktu untuk merayakan gelar juara. Tim akan segera memulihkan kondisi dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan di zona nasional.
“Setelah ini kami istirahat sebentar untuk memulihkan kondisi anak-anak. Waktunya tidak banyak, karena pada 16 September ini kami bertanding lagi di zona nasional,” ujar Agus.
Persebaya U-13, U-15, dan U-17 selanjutnya akan membawa nama Jawa Timur ke persaingan nasional. Ketiga tim tersebut memiliki modal pengalaman sebagai juara Piala Soeratin zona Jatim sebelum menghadapi tantangan berikutnya.


















