Headline.co.id, Jakarta ~ Menpora RI Erick Thohir menekankan bahwa sistem Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) olahraga Indonesia telah mengalami transformasi dengan penetapan spesifikasi dan indeks pembinaan yang lebih terukur. Pernyataan ini disampaikan Menpora Erick dalam sebuah acara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, baru-baru ini. Perubahan ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap cabang olahraga mendapatkan perhatian sesuai dengan tingkatan kompetisi masing-masing, dari Olimpiade, Asian Games, hingga SEA Games. Dukungan penuh dari pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, dinilai sebagai pendorong utama perubahan ini.
Erick mengungkapkan bahwa kini setiap cabang olahraga dan para atlet memiliki parameter dan kriteria yang jelas. Ini merupakan langkah untuk meningkatkan kompetitivitas atlet dalam berbagai ajang kejuaraan internasional. “Sekarang kita sudah ada indeks masing-masing cabor dan tentu para atletnya sendiri,” ujarnya. Transformasi ini diharapkan dapat menghilangkan sistem Pelatnas yang sebelumnya dianggap kurang spesifik dan hanya berfungsi sebagai payung.
Subjudul 1: Transformasi Pengelolaan Latihan
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Transformasi tata kelola Pelatnas ini merupakan hasil dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu latihan dan pembinaan atlet. Menpora Erick menyatakan bahwa setiap cabang olahraga mendapatkan fokus pengembangan yang berbeda sesuai kebutuhan dan target kejuaraan yang diikuti. “Alhamdulillah, berkat dukungan pemerintah, Pelatnas kini lebih terarah,” tegasnya.
Subjudul 2: Persiapan Asian Games 2026
Tahun ini, Indonesia mengirimkan sebanyak 430 atlet untuk berpartisipasi dalam Asian Games dari 35 cabang olahraga. Meski demikian, tidak seluruh atlet hadir saat pelepasan kontingen oleh Presiden. Erick mengungkapkan beberapa atlet sudah berangkat lebih awal untuk mengikuti training camp, seperti atlet basket, wushu, dan bulu tangkis. Langkah ini diambil untuk memaksimalkan persiapan atlet sebelum berkompetisi.
Subjudul 3: Harapan Menpora Erick untuk Atlet Indonesia
Menpora Erick berharap dengan adanya sistem yang lebih terukur, atlet Indonesia dapat lebih berprestasi di panggung internasional. Ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi atlet agar dapat menghadapi persaingan global. Dengan sistem Pelatnas yang baru ini, diharapkan atlet tidak hanya siap secara fisik namun juga mental dalam bertanding.
Dalam keseluruhan program, penekanan pada spesifikasi dan pembinaan terukur ini diharapkan dapat membangun landasan yang kuat bagi perkembangan dan keberhasilan olahraga Indonesia di masa depan. Dukungan pemerintah menjadi kunci bagi kelancaran dan kesuksesan implementasi sistem ini.














