Highlight Berita:
Headline.co.id, Jakarta ~ Pertandingan Persija vs Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu, 12 September 2026, tidak hanya menjadi sorotan karena rivalitas kedua klub, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan suporter. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat Umuh Muchtar meminta Bobotoh tidak berangkat ke Jakarta, termasuk dengan cara menyusup secara mandiri ke area pertandingan. Imbauan tersebut disampaikan menjelang duel yang dijadwalkan mulai pukul 15.30 WIB. Menurut Umuh, keselamatan harus ditempatkan di atas keinginan menyaksikan Persib secara langsung di kandang rival.
Peringatan tersebut menjadi salah satu isu penting menjelang laga besar Persija vs Persib. Rivalitas kedua kelompok pendukung membuat perjalanan suporter tamu dinilai mempunyai risiko, terutama apabila dilakukan tanpa koordinasi dan perlindungan yang jelas.
Umuh secara tegas meminta Bobotoh mematuhi komitmen untuk tidak hadir. Ia juga mengingatkan adanya pengalaman pertandingan sebelumnya yang menjadi dasar sikap tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Umuh Muchtar Minta Bobotoh Tidak Datang ke Jakarta
Umuh menyampaikan imbauan itu pada Rabu malam, 9 September 2026, di kediamannya di Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Ia menekankan bahwa tidak ada pendukung Persib yang seharusnya memaksakan diri datang ke Jakarta untuk menyaksikan pertandingan.
‘Saya sampaikan kita ada komitmen tidak boleh ada yang datang satupun, siapapun, kita cari aman pokoknya, Persib juara,’ kata Umuh.
Menurut Umuh, keputusan tersebut tidak terlepas dari pengalaman pertandingan Persib dan Persija pada masa sebelumnya. Ia mengingatkan bahwa pertemuan kedua tim memiliki rivalitas tinggi sehingga keselamatan suporter harus mendapat perhatian utama.
‘Iya, kita berulang, kejadian-kejadian yang telah terjadi bukan satu-dua kali, ya. Setiap pertandingan Persib vs Jakarta, main di Jakarta pasti ada korban,’ tuturnya.
Umuh juga menyinggung pertandingan sebelumnya yang menurut dia kembali menimbulkan korban di kawasan pinggiran atau perbatasan, terutama Bekasi. Pernyataan itu menjadi dasar bagi manajemen Persib untuk mengingatkan pendukung agar tidak mengambil risiko.
Risiko Menyusup ke Area Pendukung Lawan
Salah satu risiko yang disoroti adalah kemungkinan pendukung Persib menyusup ke tribun atau area pendukung Persija secara diam-diam. Dalam situasi pertandingan yang emosional, reaksi spontan seperti merayakan gol dapat mengungkap identitas pendukung tim tamu dan menimbulkan bahaya.
Karena itu, Umuh meminta Bobotoh tidak mencoba hadir sendiri-sendiri tanpa koordinasi. Berada di tengah kelompok pendukung rival tanpa pengawalan dinilai meningkatkan ancaman terhadap keselamatan pribadi.
‘Jangan sampai ada, jangan sampai ada yang datang. Walaupun nanti selundup-selundup, sendiri-sendiri, ya, tanpa diberitahukan kepada orang lain nanti selalu ada yang spontan,’ kata Umuh.
Ia kemudian memberikan contoh bagaimana reaksi spontan ketika Persib mencetak gol dapat menimbulkan risiko. ‘Kalau kita mendapat gol tuh kadang spontan, sudah ketahuan itu habis di situ. Jadi jangan! Karena spontan. Lebih baik tidak berangkat, lebih baik tidak berangkat. Ikuti apa yang saya sampaikan, ya,’ tegasnya.
Imbauan tersebut menempatkan faktor keselamatan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan pertandingan Persija vs Persib. Di luar persaingan di lapangan, kedua klub mempunyai basis pendukung besar sehingga pengelolaan suporter menjadi isu penting dalam laga berintensitas tinggi.
Persib Tetap Fokus Mempersiapkan Tim
Di tengah perhatian terhadap keamanan pendukung, Persib tetap menjalankan persiapan teknis menghadapi Persija. Pelatih Igor Tolic mengatakan dirinya lebih memilih memusatkan perhatian kepada kondisi pemain yang tersedia setelah proses pemulihan dari pertandingan sebelumnya.
‘Saya rasa saya lebih fokus pada tim kita sendiri tentang siapa yang bakal sehat. Persija punya tim yang sangat bagus, tapi kita juga bagus. Peluangnya bakal 50-50,’ kata Igor.
Persib datang ke Jakarta setelah mengalahkan PSM Makassar dengan skor 3-1. Dalam pertandingan tersebut, Persib sempat tertinggal 0-1 sebelum membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan.
Persija juga mempunyai modal kemenangan setelah mengalahkan Borneo FC dalam pertandingan tandang. Hasil positif kedua tim membuat laga di GBK mempertemukan dua kesebelasan yang sama-sama membawa kepercayaan diri.
Igor mengakui Persija mempunyai pertahanan yang semakin stabil. Menurut dia, kemampuan sebuah tim menjaga pertahanan merupakan landasan penting untuk memperoleh hasil positif.
‘Jadi ya, kalau punya pertahanan bagus dan tidak kebobolan, kamu punya fondasi bagus untuk menang. Ditambah kualitas lini depan mereka, sama seperti kita, untuk memenangkan laga, mencetak gol dari set piece atau open play. Tapi pertahanan memang harus stabil,’ kata Igor.
Laga Persija vs Persib Digelar Sabtu Sore
Jadwal Persija vs Persib telah ditetapkan berlangsung Sabtu, 12 September 2026, di SUGBK, Senayan, Jakarta, dengan kick-off pukul 15.30 WIB. Pertandingan tersebut menjadi laga kandang pertama Persija dalam Super League 2026/2027.
Kepastian lokasi sebelumnya sempat menjadi tanda tanya karena hingga Selasa, 8 September 2026, Persija disebut masih menunggu izin pertandingan. Persija kemudian mengumumkan pada Rabu, 9 September 2026, bahwa duel melawan Persib akan digelar di GBK setelah proses perizinan selesai.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menyatakan siap menonton apabila pertandingan berlangsung di Jakarta. ‘Tetapi saya, kalau nanti pertandingannya dilangsungkan di Jakarta, saya akan nonton,’ kata Pramono ketika ditemui di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis, 10 September 2026.
Dengan pertandingan telah dipastikan berlangsung di GBK, fokus menjelang laga tidak hanya tertuju pada persaingan Persija dan Persib untuk mendapatkan hasil terbaik. Peringatan kepada suporter untuk menghindari risiko keselamatan menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan menghadapi pertandingan dengan rivalitas tinggi tersebut.



















