Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, menekankan pentingnya penerapan pedoman pengarusutamaan gender di sektor kelapa sawit. Hal ini disampaikan dalam upaya meningkatkan peran serta perempuan dalam industri tersebut. Bintang menegaskan bahwa pedoman ini harus menjadi aksi nyata untuk memastikan kesetaraan gender di sektor yang didominasi oleh laki-laki ini.
Dalam pertemuan yang berlangsung pada Selasa, 8 September 2026, Bintang mengungkapkan bahwa sektor kelapa sawit memiliki potensi besar untuk memberdayakan perempuan. Namun, hingga saat ini, partisipasi perempuan masih terbatas. Oleh karena itu, pedoman yang telah disusun harus diimplementasikan secara efektif agar dapat memberikan dampak positif bagi perempuan yang bekerja di industri ini.
Bintang juga menyoroti bahwa pengarusutamaan gender bukan hanya soal menambah jumlah perempuan di sektor sawit, tetapi juga memastikan bahwa mereka mendapatkan hak dan kesempatan yang sama. “Kita harus memastikan bahwa perempuan memiliki akses yang sama terhadap pelatihan, pengembangan keterampilan, dan posisi kepemimpinan,” ujar Bintang dalam pertemuan tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah tindak lanjut, Kementerian PPPA berencana untuk bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, termasuk perusahaan sawit dan organisasi masyarakat sipil, untuk memonitor dan mengevaluasi implementasi pedoman ini. Diharapkan, dengan adanya kolaborasi ini, kesetaraan gender di sektor sawit dapat terwujud dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.


















