Headline.co.id, Jakarta ~ 7 September 2026 – Polri mengerahkan 322 personel dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) untuk memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Personel ini akan ditempatkan di enam wilayah kepolisian daerah, yaitu Polda Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, dan Sumatera Selatan. Langkah ini merupakan bagian dari Satgas Edukasi yang bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat serta mengevaluasi potensi penyebab karhutla.
Kepala Lemdiklat Polri, Komisaris Jenderal Polisi R.Z. Panca Putra Simanjuntak, menjelaskan bahwa personel yang dikerahkan berasal dari peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri, Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri, serta Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian Polri. “Mereka akan bertugas selama 10 hari dengan fokus pada edukasi, pemetaan persoalan, dan penguatan strategi pencegahan karhutla,” ujar Panca di Gedung STIK-PTIK Polri, Jakarta.
Selain memberikan edukasi, personel juga akan mengevaluasi kondisi lapangan terkait pencegahan karhutla. Dengan latar belakang pendidikan manajerial, mereka diharapkan dapat memberikan masukan yang komprehensif berdasarkan pendekatan keilmuan dan konsep operasi. Hasil evaluasi ini diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan bagi Polri, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat dalam memperkuat pencegahan karhutla.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Panca menambahkan bahwa pemberangkatan personel masih menunggu kepastian jadwal penerbangan karena adanya gangguan akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Sebelumnya, Polri juga telah mengerahkan 403 personel dari Lemdiklat untuk tugas serupa, yang terdiri dari delapan personel pendamping dan 395 peserta didik dari berbagai sekolah kepolisian. Upaya ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan Polri dalam mencegah karhutla melalui edukasi dan sinergi dengan masyarakat.


















