Headline.co.id, Sleman ~ Dalam upaya mencegah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berbasis masyarakat, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Margorejo, Sleman, mengadakan pelatihan khusus bagi para kadernya. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kader dalam mendeteksi dini kasus kekerasan yang mungkin terjadi di lingkungan sekitar. Kegiatan ini berlangsung pada awal September 2026 dan melibatkan sejumlah kader yang aktif di desa tersebut.
Ketua TP PKK Margorejo, Ibu Siti Nurhayati, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga. “Kami ingin para kader memiliki kemampuan untuk mengenali tanda-tanda awal kekerasan sehingga dapat segera mengambil langkah pencegahan,” ujar Siti. Ia menambahkan bahwa deteksi dini sangat penting untuk mencegah dampak yang lebih buruk dari KDRT.
Pelatihan ini mencakup berbagai materi, termasuk cara berkomunikasi dengan korban, memahami psikologi pelaku dan korban, serta langkah-langkah yang harus diambil ketika menemukan kasus kekerasan. Para peserta juga diberikan simulasi kasus untuk mengasah kemampuan mereka dalam menghadapi situasi nyata. “Dengan pelatihan ini, kami berharap kader dapat menjadi ujung tombak dalam upaya pencegahan KDRT di desa kami,” tambah Siti.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, TP PKK Margorejo berencana untuk mengadakan pelatihan lanjutan dan memperluas cakupan program ini ke desa-desa lain di wilayah Sleman. Selain itu, mereka juga akan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan lembaga terkait untuk memastikan setiap kasus KDRT dapat ditangani dengan cepat dan tepat. “Sinergi dengan berbagai pihak sangat penting agar kita bisa memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat,” tutup Siti.





















