Headline.co.id, Bukittinggi ~ JAKARTA – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Wibowo, mengajak Polisi Wanita (Polwan) Korlantas Polri untuk menjadi Srikandi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ajakan ini disampaikan dalam acara syukuran Hari Ulang Tahun ke-78 Polisi Wanita Republik Indonesia yang berlangsung di Gedung NTMC Polri, Jakarta, pada Senin (7/9/2026).
Dalam pidatonya, Irjen Pol. Wibowo menekankan pentingnya Polwan memahami sejarah berdirinya institusi mereka. Ia mengingatkan bahwa keberadaan Polwan saat ini adalah hasil perjuangan para pelopor Polwan di masa lalu. “Saya hanya ingin membangkitkan semangat kawan-kawan Polwan semuanya. Karena sampai dengan hari ini saya masih hafal cerita bagaimana sejarah berdirinya Polwan,” ujar Irjen Pol. Wibowo.
Sejarah Polwan dimulai pada tahun 1948, saat Agresi Militer Belanda II berlangsung. Banyak pengungsi, termasuk perempuan, memasuki wilayah Bukittinggi. Pemeriksaan terhadap pengungsi perempuan oleh polisi laki-laki ditolak, sehingga memunculkan gagasan pembentukan Polisi Wanita. “Keberadaan kalian (Polwan) saat ini adalah karena jasa ibu-ibu kita tadi. Kalian harus hafal sejarah itu,” tegasnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Irjen Pol. Wibowo juga menyoroti peran penting Polwan dalam menjalankan tugas kepolisian. Polwan memiliki peran ganda sebagai anggota Polri, istri, dan ibu. “Seorang Polwan ini memiliki multitasking, sebagai seorang istri, sebagai seorang ibu yang memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak-anaknya, dan dia juga berperan sebagai polisi yang bertugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” jelasnya.
Peran Polwan semakin terlihat dalam tugas lalu lintas, di mana mereka harus hadir sejak pagi untuk mengatur arus lalu lintas dan mengurai kemacetan. Irjen Pol. Wibowo mengaitkan tugas ini dengan tema Hari Jadi ke-78 Polwan, “One Police Woman, Extraordinary Impact”. Menurutnya, dampak besar dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten, seperti kegiatan preemtif, preventif, dan penegakan hukum.
“Kita (Korlantas Polri) konsisten melakukan kegiatan preemtif, konsisten melakukan kegiatan atau tindakan preventif, konsisten terhadap penegakan hukum lalu lintas yang berdasarkan pada asas kepatuhan, efek jera, tidak mencari-cari kesalahan, dampaknya luas,” ujarnya. Semua upaya ini bertujuan utama untuk menyelamatkan nyawa manusia.
Irjen Pol. Wibowo mengimbau Polwan Korlantas Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat melalui setiap pelaksanaan tugas. “Jadilah Polantas yang dikenal bukan karena seragamnya, tapi karena perbuatan dan kebaikannya,” pesannya. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, bekerja dengan tulus dan ikhlas, serta konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Irjen Pol. Wibowo mengajak Polwan Korlantas menjadi Srikandi yang mampu menyentuh hati masyarakat melalui pengabdian dan keteladanan. “Selamat ulang tahun kepada keluarga besar Polisi Wanita Korlantas Polri. Tetap menjadi Srikandi yang pandai memanah hati masyarakat, yang terus bekerja dengan ikhlas, tulus, penuh integritas, dan teruslah menginspirasi bagi banyak orang,” tandasnya.




















