Headline.co.id, Lumajang ~ Pemerintah Kabupaten Lumajang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam bertransaksi secara digital. Hal ini disampaikan menyusul meningkatnya kasus penipuan digital yang mengancam keamanan finansial warga. Imbauan ini disampaikan pada Senin, 7 September 2026, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya yang mengintai di dunia maya.
Menurut data yang dihimpun, modus penipuan digital semakin beragam dan canggih, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Budi Santoso, menekankan pentingnya edukasi dan literasi digital bagi seluruh lapisan masyarakat. “Kami mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang tidak masuk akal,” ujar Budi.
Pemerintah daerah juga berencana mengadakan sosialisasi dan pelatihan terkait keamanan digital. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang cara melindungi diri dari penipuan digital. “Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat dapat lebih memahami risiko dan cara menghindari penipuan,” tambah Budi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi sebelum melakukan transaksi dan tidak sembarangan membagikan data pribadi. Langkah-langkah preventif ini diharapkan dapat meminimalisir risiko penipuan digital yang semakin marak terjadi. Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam menghadapi tantangan di era digital ini.


















