Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Singapura Terdampak Asap Karhutla Indonesia, PSI Tembus Kategori Tidak Sehat

Hendrawan by Hendrawan
46 minutes ago
in Berita
Reading Time: 6 mins read
414 9
A A
0
Karhutla Indonesia Jadi Sorotan, Asap Pekat Bergerak hingga Singapura

Karhutla Indonesia Jadi Sorotan, Asap Pekat Bergerak hingga Singapura (Ilustrasi gambar)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • Singapura mencatat kualitas udara kategori tidak sehat setelah kabut asap akibat karhutla Indonesia terbawa lintas batas.
  • PSI 24 jam wilayah tengah Singapura mencapai 103 pada Sabtu, 5 September 2026 pukul 19.00.
  • Wilayah barat dan timur sebelumnya juga mencatat PSI masing-masing 103 dan 102 pada Sabtu pagi.
  • NEA memperkirakan Singapura masih berpotensi terdampak kabut asap selama kebakaran di Indonesia terus berlangsung.
  • CAMS mencatat karhutla Indonesia melepaskan lebih dari 23 juta metrik ton emisi karbon pada 28 Agustus hingga 3 September.
  • Asap sedang hingga pekat terpantau dari selatan dan tengah Sumatera serta sejumlah wilayah Kalimantan.

Headline.co.id, Jakarta ~ Singapura terdampak kabut asap lintas batas dari kebakaran hutan dan lahan atau karhutla Indonesia yang masih berlangsung di Sumatera dan Kalimantan. Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura atau National Environment Agency (NEA) pada Sabtu, 5 September 2026, mencatat kualitas udara di sejumlah wilayah masuk kategori tidak sehat setelah gumpalan asap terbawa angin ke negara tersebut. Pada pukul 19.00, Indeks Standar Polutan atau PSI 24 jam di wilayah tengah Singapura mencapai 103, sementara kondisi udara di wilayah barat dan timur juga sempat berada di kategori tidak sehat pada pagi hari.

Contents

  • 1. Highlight Berita:
    • 1.1. Erupsi Gunung Anak Krakatau Sebabkan Dentuman dan Getaran di Jawa Barat
    • 1.2. Abu Vulkanik Anak Krakatau Melanda Jakarta, Warga Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
  • 2. PSI Singapura Masuk Kategori Tidak Sehat
  • 3. Asap dari Sumatera dan Kalimantan Terbawa ke Singapura
  • 4. Emisi Karbon Karhutla Indonesia Melonjak
  • 5. El Nino dan Aktivitas Manusia Memperbesar Risiko Kebakaran
  • 6. NEA Aktifkan Peringatan Kabut Asap Harian

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena PSI 24 jam Singapura telah memasuki kategori tidak sehat sejak Jumat pagi. Level di atas 100 itu merupakan yang pertama terjadi sejak 8 Oktober 2023. Situasi tersebut mendorong NEA kembali menerbitkan peringatan kabut asap harian agar masyarakat dapat merencanakan aktivitas berdasarkan prakiraan kualitas udara selama 24 jam berikutnya.

You might also like

: Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Sabtu (5/9/2026). (Foto: Badan Geologi Kementerian ESDM)

Erupsi Gunung Anak Krakatau Sebabkan Dentuman dan Getaran di Jawa Barat

6 September 2026
: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Pemprov DKI Jakarta)

Abu Vulkanik Anak Krakatau Melanda Jakarta, Warga Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

6 September 2026

PSI Singapura Masuk Kategori Tidak Sehat

Data NEA menunjukkan PSI 24 jam di wilayah tengah Singapura tercatat 103 pada pukul 19.00, Sabtu. Pada pukul 06.00 sebelumnya, wilayah barat mencatat PSI 103 dan wilayah timur 102, yang sama-sama masuk kategori tidak sehat.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Kondisi di wilayah barat kemudian membaik menjadi PSI 91 pada pukul 19.00, sedangkan wilayah timur turun menjadi 83. Sementara itu, wilayah utara dan selatan tetap berada dalam kategori sedang, masing-masing dengan PSI 78 dan 79.

Dalam sistem pemantauan kualitas udara Singapura, PSI 24 jam berada dalam kategori tidak sehat pada rentang 101 hingga 200. Kategori sangat tidak sehat berlaku pada PSI 201 hingga 300, sedangkan nilai di atas 300 dikategorikan berbahaya.

NEA menggunakan PSI 24 jam sebagai indikator kualitas udara harian sekaligus dasar penerbitan peringatan kesehatan. Indeks tersebut dihitung menggunakan enam polutan, yakni PM2,5, PM10, ozon, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan karbon monoksida.

Asap dari Sumatera dan Kalimantan Terbawa ke Singapura

Kabut asap yang memengaruhi Singapura berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Sebagian besar wilayah sekitar dilaporkan tetap kering pada Sabtu. Pada saat bersamaan, gumpalan asap dengan intensitas sedang hingga pekat terpantau di bagian selatan dan tengah Sumatera serta berbagai wilayah Kalimantan.

Asap tersebut terus bergerak mengikuti pola angin menuju Singapura. NEA memperkirakan kondisi kering masih akan berlangsung di Singapura dan kawasan sekitarnya dalam beberapa hari berikutnya, dengan angin dominan berasal dari arah tenggara atau selatan.

Karena itu, Singapura diperkirakan masih berpotensi mengalami dampak kabut asap lintas batas apabila kebakaran di Indonesia terus terjadi. Prakiraan PSI 24 jam berada pada ujung atas kategori sedang hingga ujung bawah kategori tidak sehat.

Emisi Karbon Karhutla Indonesia Melonjak

Karhutla Indonesia juga menunjukkan peningkatan besar dari sisi emisi. Data Fire Emission Watch milik Copernicus Atmosphere Monitoring Service atau CAMS mencatat kebakaran di Indonesia melepaskan lebih dari 23 juta metrik ton emisi karbon dalam periode 28 Agustus hingga 3 September.

Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2015 yang mencatat 20,7 juta metrik ton emisi karbon. Ilmuwan senior CAMS, Mark Parrington, menyatakan peningkatan emisi kebakaran di Indonesia mulai terlihat sejak akhir Juli dan pada akhir Agustus telah menyamai kondisi pada tahun-tahun dengan fenomena El Nino kuat seperti 2015 dan 2019.

“Kami melihat emisi kebakaran yang sangat ekstrem sebanding dengan tahun-tahun El Nino kuat sebelumnya, termasuk cakupan asap, kabut asap, dan dampaknya terhadap kualitas udara,” kata Parrington.

Estimasi independen Nusantara Atlas juga menunjukkan luas area terbakar di Indonesia telah mencapai hampir 300.000 hektar. Titik kebakaran banyak terkonsentrasi di Pulau Kalimantan dan Sumatera.

El Nino dan Aktivitas Manusia Memperbesar Risiko Kebakaran

Para analis menilai El Nino turut menciptakan kondisi iklim yang lebih kering sehingga api dapat menyebar lebih cepat. Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan El Nino tahun ini berpotensi menjadi yang terkuat dalam empat dekade terakhir.

Namun, cuaca kering bukan satu-satunya faktor. Pendiri Nusantara Atlas, David Gaveau, menegaskan aktivitas manusia tetap menjadi pemicu penting dalam terbentuknya kebakaran.

“El Nino tidak menyulut api. Fenomena ini menciptakan kondisi kering yang memungkinkan api akibat ulah manusia meluas dan menjadi sangat besar,” ujar Gaveau.

Penanganan api menjadi lebih sulit karena sebagian titik kebakaran berada di lahan gambut. Pantau Gambut mendeteksi lebih dari 210.000 titik panas di kawasan gambut di seluruh Indonesia sepanjang Januari hingga Agustus.

Juru bicara Pantau Gambut, Wahyu Perdana, mengatakan gambut pada dasarnya merupakan ekosistem basah yang menyimpan bahan organik dalam jumlah besar. “Gambut adalah ekosistem yang secara alami basah dan menyimpan bahan organik dalam jumlah besar. Ketika lahan gambut dikeringkan, bahan organik ini berubah menjadi bahan bakar,” ungkap Wahyu.

NEA Aktifkan Peringatan Kabut Asap Harian

Situasi kualitas udara membuat NEA mulai menerbitkan peringatan kabut asap harian sejak Jumat. Informasi tersebut mencakup prakiraan PSI 24 jam yang dapat digunakan masyarakat untuk mempertimbangkan kegiatan dan acara selama satu hari ke depan.

Anggota Satuan Tugas Kabut Asap Singapura juga telah menjalankan rencana aksi dan imbauan masing-masing untuk melindungi kesehatan serta kesejahteraan masyarakat. Selain PSI 24 jam, pembacaan PM2,5 per jam digunakan untuk menunjukkan kondisi kualitas udara pada waktu tertentu.

PM2,5 merupakan partikel berdiameter 2,5 mikrometer atau lebih kecil dan menjadi salah satu polutan utama selama peristiwa kabut asap. Dengan karhutla Indonesia masih berlangsung dan arah angin memungkinkan asap bergerak ke Singapura, perkembangan kualitas udara di negara tersebut terus menjadi perhatian.

Tags: Kabut AsapKalimantanKarhutla IndonesiaKualitas udaraNEASingapuraSumatera

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

: Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Sabtu (5/9/2026). (Foto: Badan Geologi Kementerian ESDM)

Erupsi Gunung Anak Krakatau Sebabkan Dentuman dan Getaran di Jawa Barat

by Ari Wibowo muhammad
6 September 2026
0

Headline.co.id, Gunung Anak Krakatau Kembali Menunjukkan Aktivitas Vulkaniknya Dengan Erupsi Yang Terjadi Pada Jumat ~ 4 September 2026. Erupsi ini...

: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Pemprov DKI Jakarta)

Abu Vulkanik Anak Krakatau Melanda Jakarta, Warga Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

by Ari Wibowo muhammad
6 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ 4 September 2026 - Abu vulkanik dari letusan Gunung Anak Krakatau dilaporkan telah mencapai wilayah Jakarta. Fenomena...

Singapura Diselimuti Asap Karhutla Indonesia, PSI Tembus Kategori Tidak Sehat

Mengapa Singapura Terdampak Karhutla Indonesia? Ini Penyebab Asap, PSI Tidak Sehat hingga Risiko Gambut

by Hendrawan
6 September 2026
0

Mengapa Singapura terdampak karhutla Indonesia? Simak penyebab kabut asap, PSI tidak sehat, peran El Nino, gambut, dan emisi karbon.

: Kepala BNPB Suharyanto saat Konferensi Pers Update Situasi Terkini Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026)/ (SC Video BNPB).

BNPB Lakukan Asesmen Cepat di Banten dan Lampung Pasca Erupsi Anak Krakatau

by Lia
6 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan tim asesmen cepat ke wilayah Banten dan Lampung untuk menilai dampak...

: Menpora Erick Thohir mendorong pencak silat menjadi gerakan nasional sebelum menembus panggung dunia. Selain diperkuat di sekolah dan institusi negara, pencak silat ditargetkan memenuhi persyaratan internasional agar suatu saat dapat dipertandingkan di Olimpiade./Foto Humas Kemenpora

Menpora Erick Thohir Dorong Pencak Silat Menuju Olimpiade

by wahyu
6 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan komitmennya untuk mempromosikan pencak silat ke kancah internasional dengan...

: Kepala Bakom RI Muhammad Qodari dalam konferensi pers Update Situasi Terkini Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau di Jakarta, Minggu (6/9/2026). (Tangkapan Layar Zoom Bakom RI)

Pemerintah Imbau Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Erupsi Anak Krakatau

by Fajar
6 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Indonesia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi baru-baru ini. Dalam...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Polisi Sumsel Berhasil Tangkap Pelaku Utama Pencurian Modus Pecah Kaca

Polisi Sumsel Berhasil Tangkap Pelaku Utama Pencurian Modus Pecah Kaca

16 June 2026
: Foto: Ismadi Amrin/InfoPublik

Penundaan Pajak Marketplace oleh Menkeu Purbaya untuk Lindungi Daya Beli Masyarakat

6 August 2026
Kepemimpinan Riandy Hidayat Bawa Banjarbaru Raih Tiga Penghargaan Provinsi

Kepemimpinan Riandy Hidayat Bawa Banjarbaru Raih Tiga Penghargaan Provinsi

17 March 2026
Menko Kumham Imipas Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama Palestina

Menko Kumham Imipas Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama Palestina

23 July 2026
Gempa Magnitudo 3.0 Mengguncang Sumbawa, Nusa Tenggara Barat

Gempa Magnitudo 3.0 Mengguncang Sumbawa, Nusa Tenggara Barat

28 February 2026
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Ini Profil Mantan Mendag dan Anggota DPR RI

Fakta Menarik Rachmat Gobel, dari Tukang Sapu Pabrik hingga Tokoh DPR RI Asal Gorontalo

10 July 2026
Pemerintah Balangan Memasuki Fase Transisi Pascabencana

Pemerintah Balangan Memasuki Fase Transisi Pascabencana

6 January 2026

Artikel Terbaru

Polres Lampung Selatan Sita 42,8 Kg Sabu dan Amankan 12 Tersangka, selamatkan 174.169 jiwa

Polres Lampung Selatan Ungkap 42,8 Kg Sabu, Amankan 12 Tersangka

6 September 2026
Polda Jabar Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Terdampak Kemarau di Gunung Geulis Sumedang

Polda Jabar Distribusikan 10.000 Liter Air Bersih dan Sembako ke Gunung Geulis

6 September 2026
: Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Sabtu (5/9/2026). (Foto: Badan Geologi Kementerian ESDM)

Erupsi Gunung Anak Krakatau Sebabkan Dentuman dan Getaran di Jawa Barat

6 September 2026
Polres Kuningan Salurkan Tiga Tangki Air Bersih untuk Warga Cihanjaro yang Terdampak Kekeringan

Polres Kuningan Distribusikan Air Bersih ke Desa Cihanjaro untuk Atasi Kekeringan

6 September 2026
: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Pemprov DKI Jakarta)

Abu Vulkanik Anak Krakatau Melanda Jakarta, Warga Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

6 September 2026
Karhutla Indonesia Lepas Jutaan Ton Emisi Karbon, Dampaknya Terasa hingga Singapura

Asap Karhutla Indonesia Sampai Singapura, Kualitas Udara Kembali Tidak Sehat Setelah Hampir Tiga Tahun

6 September 2026
Polisi Tangkap Kasus Karhutla 4 Hektare di Rokan Hulu, Satu Orang Jadi Tersangka

Polisi Tetapkan JP sebagai Tersangka Kasus Karhutla di Rokan Hulu

6 September 2026

Popular Story

Bareskrim Polri Tetapkan 89 Tersangka Karhutla
Hukum

Polri Tetapkan 89 Tersangka dalam Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan

by Dwina
1 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Bareskrim Polri telah menetapkan 89 orang sebagai tersangka dalam...

Read moreDetails

Polisi Selidiki Kasus Pembegalan di Tebet yang Terekam CCTV

Kemenag Buka Pengajuan Kenaikan Jabatan Akademik Dosen Ilmu Agama Hingga 2026

Kapolsek Srandakan AKP Jumadi Naik Pangkat Jadi Kompol Pengabdian Jelang Pensiun

Telkomsel Mendukung Kebijakan Perlindungan Sisa Kuota Pelanggan

Arema FC Raih Kemenangan Meyakinkan 4-0 atas Isenmulang Kalteng FC di Laga Pembuka Super League

Warga Karangduak Nikmati Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka HUT RI

Operasi Damai Cartenz Tindak Kelompok Bersenjata di Yahukimo, Empat Tewas

KORPRI Riau Berhasil Masuk Delapan Besar Nasional di MTQ 2026

Sabar/Reza Jadi Andalan Terakhir Indonesia di Perempat Final China Masters 2026

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.