Headline.co.id, Majalengka ~ Dua penerbangan Garuda Indonesia yang berangkat dari Jeddah dan Madinah dialihkan ke Bandara Internasional Kertajati di Majalengka. Pengalihan ini dilakukan pada Jumat, 4 September 2026, sebagai bagian dari upaya untuk mengoptimalkan penggunaan bandara tersebut. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor operasional dan logistik.
Penerbangan pertama yang dialihkan adalah GA 981 dari Jeddah, yang semula dijadwalkan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Penerbangan kedua adalah GA 983 dari Madinah, yang juga mengalami perubahan rute serupa. Kedua penerbangan ini membawa penumpang yang sebagian besar adalah jemaah umrah yang baru saja menyelesaikan ibadah mereka di Tanah Suci.
Menurut pernyataan resmi dari Garuda Indonesia, pengalihan ini bertujuan untuk mendukung pengembangan Bandara Kertajati sebagai salah satu hub penerbangan internasional di Indonesia. “Kami berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam memaksimalkan potensi Bandara Kertajati,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. Ia menambahkan bahwa langkah ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pihak Garuda Indonesia memastikan bahwa semua penumpang mendapatkan informasi yang memadai terkait perubahan ini dan telah disediakan transportasi darat menuju tujuan akhir mereka. Selain itu, Garuda Indonesia juga berencana untuk terus mengevaluasi dan menyesuaikan jadwal penerbangan agar lebih efisien dan sesuai dengan kebutuhan penumpang. Pengalihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan konektivitas dan pelayanan penerbangan di Indonesia.




















