Headline.co.id, Bojonegoro ~ Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi para guru melalui berbagai program pelatihan yang menekankan pada profesionalisme dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan para pendidik menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Program ini dilaksanakan di Bojonegoro pada awal September 2026.
Ketua PGRI Bojonegoro, Dr. Ahmad Fauzi, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut. “Kami ingin para guru tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi terbaru untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran,” ujar Ahmad Fauzi. Ia menambahkan bahwa penguasaan AI diharapkan dapat membantu guru dalam menyusun materi ajar yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa.
Pelatihan ini melibatkan berbagai narasumber yang ahli di bidang pendidikan dan teknologi. Para peserta mendapatkan materi tentang penerapan AI dalam pendidikan, pengembangan profesionalisme guru, serta strategi pembelajaran yang inovatif. Selain itu, para guru juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman tentang tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran sehari-hari.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, PGRI Bojonegoro berencana untuk terus mengadakan program serupa secara berkala. Ahmad Fauzi menegaskan pentingnya kolaborasi guru dan teknologi untuk menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan adaptif. “Kami berharap, dengan adanya pelatihan ini, para guru dapat lebih siap menghadapi perubahan dan memberikan pendidikan yang terbaik bagi siswa,” pungkasnya.















