Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Provinsi Riau mengajukan permohonan tambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis Biosolar dan Pertalite kepada pemerintah pusat. Langkah ini diambil menyusul peningkatan konsumsi BBM di wilayah tersebut. Gubernur Riau, Syamsuar, menyatakan bahwa permintaan ini diajukan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, terutama menjelang akhir tahun.
Syamsuar menjelaskan bahwa peningkatan konsumsi BBM di Riau dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat yang kembali normal pasca-pandemi. “Kami berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan usulan ini agar distribusi BBM di Riau tetap lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujar Syamsuar.
Selain itu, Pemprov Riau juga telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan ketersediaan stok BBM di SPBU. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kelangkaan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah. Syamsuar menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi dan siap mengambil langkah-langkah strategis jika diperlukan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Dalam rencana tindak lanjut, Pemprov Riau akan terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat dan Pertamina untuk memastikan tambahan kuota dapat segera direalisasikan. Dengan adanya tambahan kuota ini, diharapkan distribusi BBM di Riau dapat berjalan lebih optimal, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan bahan bakar.













