Headline.co.id, Nabire ~ 5 September 2026 – Polisi Wanita (Polwan) dari Polda Papua Tengah mengadakan kegiatan edukasi di SMP Negeri 4 Nabire. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai penggunaan teknologi dan media sosial secara bijak serta bahaya perundungan siber. Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Polwan Goes To School” yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Polwan RI ke-78.
Kompol Florensin Yuliet Nari, Kabid Propam Polda Papua Tengah, menekankan pentingnya penggunaan teknologi untuk hal-hal positif. Ia mengingatkan para siswa untuk tidak menggunakan media sosial sebagai sarana mengejek atau menjelek-jelekkan teman. “Kita harus menjauhi segala bentuk perundungan,” ujar Florensin. Ia juga menjelaskan bahwa perundungan siber dapat memiliki dampak yang lebih luas karena informasi yang diunggah di media sosial dapat dengan cepat tersebar luas.
Selain fokus pada perundungan siber, edukasi juga mencakup bahaya penyalahgunaan narkoba, kekerasan seksual, dan pentingnya menjaga diri agar tetap aman dan sehat. Florensin mendorong para siswa untuk tidak takut berbicara dan melapor kepada orang tua, guru, atau pihak berwenang jika menghadapi masalah seperti perundungan atau kekerasan. Menurutnya, keberanian untuk melapor adalah langkah penting agar masalah dapat segera ditangani.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kepala SMP Negeri 4 Nabire, H. Suwandi, menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai edukasi yang diberikan Polwan sangat membantu siswa dalam memahami risiko yang mungkin mereka hadapi, baik di lingkungan sekolah maupun saat menggunakan media sosial. Suwandi berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk membekali pelajar dengan pengetahuan dan keberanian dalam menghadapi berbagai persoalan. Program ini juga bertujuan untuk mendekatkan Polwan dengan generasi muda, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan pelindung.













