Headline.co.id, Jakarta ~ 5 September 2026 – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memberikan dukungan penuh kepada Polri dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam upaya memberantas judi online. Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, menekankan pentingnya kolaborasi kedua lembaga tersebut untuk menelusuri aliran dana yang menopang bisnis perjudian online. Langkah ini dianggap krusial untuk memutus mata rantai bisnis ilegal tersebut.
Ahmad Sahroni mengapresiasi upaya Polri dan PPATK yang telah berhasil menekan perputaran uang dari aktivitas judi online. Menurutnya, dampak dari judi online tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga mempengaruhi banyak keluarga yang terjerat dalam aktivitas ini. “Penelusuran aliran uang adalah kunci untuk menghentikan bisnis ini,” ujar Sahroni pada Jumat, 4 September 2026.
Lebih lanjut, Sahroni menilai bahwa PPATK dan Polri memiliki peran strategis dalam membongkar jaringan judi online melalui pelacakan transaksi keuangan. Ia berharap pemberantasan tidak hanya berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi juga menyasar jaringan dan sumber pendanaannya. “Kita harus menyasar hingga ke akar masalahnya,” tegas Sahroni.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Senada dengan itu, PPATK menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penyidik Polri dalam menelusuri aliran dana yang berkaitan dengan sindikat judi online. Direktur Strategi dan Kerja Sama Dalam Negeri PPATK, Yuliani, menyatakan bahwa pihaknya telah berkolaborasi dengan penyidik dalam menangani berbagai perkara. “Kami akan terus berperan aktif dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang, termasuk dari aktivitas ilegal seperti judi online,” kata Yuliani dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 3 September 2026.













