Headline.co.id, Jayapura ~ Polda Papua mengambil langkah cepat untuk memberikan bantuan psikologis kepada anak-anak korban kebakaran di Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura. Pada Sabtu, 5 September 2026, sebanyak 27 anggota polisi, termasuk personel polisi wanita (Polwan), dikerahkan untuk melaksanakan kegiatan trauma healing di sekitar tenda pengungsian yang berjarak sekitar 150 meter dari lokasi kebakaran.
Kegiatan ini dimulai dengan pemberian bingkisan kepada anak-anak, yang bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi mereka. Kompol Stenly S. Harjo, PS. Kabag Psikologi Biro SDM Polda Papua, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara humanis untuk membantu anak-anak mengekspresikan perasaan mereka setelah mengalami peristiwa traumatis.
Menurut Kompol Stenly, kehadiran Polri dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen mereka untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan dukungan kemanusiaan kepada masyarakat yang terkena musibah. “Pendampingan psikologis yang tepat sangat penting agar anak-anak dapat menerima kejadian ini secara bertahap dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Diharapkan, dengan adanya dukungan dan semangat dari pihak kepolisian, anak-anak korban kebakaran dapat kembali ceria dan memiliki harapan untuk masa depan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan perhatian khusus.




















