Headline.co.id, Kemarau Panjang Yang Melanda Wilayah Halong ~ Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, telah menyebabkan krisis air bersih di sembilan desa. Kondisi ini memaksa warga setempat untuk mencari sumber air alternatif guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Desa-desa yang terdampak lain adalah Desa Halong, Desa Mampari, Desa Marajai, Desa Hukai, Desa Kapul, Desa Binjai Punggal, Desa Juai, Desa Puyun, dan Desa Gunung Batu.
Menurut Kepala Desa Halong, Abdul Rahman, warga di desanya kini harus berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih. “Kami terpaksa mengambil air dari sungai yang jaraknya cukup jauh dari pemukiman,” ujarnya. Abdul Rahman menambahkan bahwa kondisi ini sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir, dan warga berharap adanya bantuan dari pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah berupaya mengatasi krisis ini dengan mendistribusikan air bersih menggunakan mobil tangki ke desa-desa terdampak. Kepala BPBD Balangan, Ahmad Fauzi, menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan pasokan air bersih dapat terpenuhi. “Kami berusaha semaksimal mungkin untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih,” kata Ahmad Fauzi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan pembangunan sumur bor di beberapa titik strategis sebagai solusi jangka panjang. Pembangunan ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan warga terhadap sumber air yang jauh dan tidak selalu tersedia. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan krisis air bersih di Halong dapat segera teratasi dan kehidupan warga kembali normal.


















