Headline.co.id, Dalam Upaya Mengatasi Keterbatasan Fiskal Yang Dihadapi ~ Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mendorong Pemerintah Kota Padang Panjang untuk mengoptimalkan peran perantau. Hal ini disampaikan dalam pertemuan yang berlangsung pada awal September 2026. DPD RI menilai bahwa perantau memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, terutama dalam situasi fiskal yang terbatas.
Ketua Komite IV DPD RI, Elviana, menekankan pentingnya peran perantau dalam mendukung pembangunan di Padang Panjang. “Perantau dapat menjadi sumber daya yang signifikan dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui investasi dan kontribusi lainnya,” ujar Elviana. Ia juga menambahkan bahwa perantau seringkali memiliki jaringan dan sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk memajukan daerah asal mereka.
Pemerintah Kota Padang Panjang diharapkan dapat menyusun strategi yang efektif untuk melibatkan perantau dalam berbagai program pembangunan. Salah satu langkah yang diusulkan adalah dengan membangun komunikasi yang lebih intensif dan terstruktur dengan komunitas perantau. Selain itu, Pemko juga diharapkan dapat menyediakan insentif bagi perantau yang ingin berinvestasi di daerah tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Dalam pertemuan tersebut, DPD RI juga menyoroti pentingnya kolaborasi pemerintah daerah dan perantau untuk menciptakan program-program yang berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan keterbatasan fiskal yang ada dapat diatasi secara lebih efektif, dan pembangunan di Padang Panjang dapat berjalan dengan lebih optimal.

















