Headline.co.id, Polda Kalimantan Selatan Telah Berhasil Mengembangkan Dan Menerapkan Cairan Inovatif Berbahan Dasar Surfaktan Nabati Untuk Mendinginkan Suhu Tanah Gambut Di Pengayuan ~ Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Banjarbaru. Inovasi ini bertujuan untuk meredam kebakaran lahan yang melanda area seluas 900 hektare. Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, menyatakan bahwa metode ini terbukti efektif berdasarkan pemantauan drone thermal di lokasi tersebut.
Pada awalnya, suhu tanah gambut di lokasi penancapan pipa terdeteksi mencapai 120 derajat Celsius. Namun, setelah dilakukan penginjeksian cairan surfaktan melalui pipa selama satu menit, suhu tanah turun drastis ke kisaran 30 derajat Celsius. Penurunan suhu yang signifikan ini menunjukkan efektivitas metode suntik gambut dengan cairan khusus tersebut dalam memadamkan bara api bawah tanah.
Cairan surfaktan MES yang digunakan berbahan dasar minyak nabati dan memiliki daya penetrasi yang lebih cepat dibandingkan air biasa atau detergen. Kapolda Kalsel telah menginstruksikan Bidlabfor Polda Kalsel untuk memproduksi massal formula cairan ini. Selain itu, standarisasi sistem pipa undercooling juga akan diimplementasikan secara masif oleh seluruh Satgas Karhutla di wilayah Kalimantan Selatan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kasubbid Narkoba Bidlabfor Polda Kalsel, AKP Meilia Rahma, menambahkan bahwa campuran cairan ini ramah lingkungan dan tidak merusak mikroorganisme serta vegetasi. “Surfaktan ini membuat air lebih efektif dalam memadamkan lahan karena sifatnya menutup suplai oksigen ke dalam tanah,” jelas Meilia. Bidlabfor juga menyatakan kesanggupan untuk memproduksi cairan hingga 100 liter yang dapat dicampur ke dalam kolam bioflok berkapasitas 12 ribu liter air.


















