Headline.co.id, Jakarta ~ Masyarakat yang tercatat dalam desil 5 masih berpeluang memperoleh program bantuan tertentu, tetapi tidak otomatis menjadi penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Program Sembako. Berdasarkan informasi dalam layanan Cek Bansos Kemensos, kelompok desil 1 sampai 4 menjadi kelompok prioritas yang dapat diusulkan untuk sejumlah bantuan sosial, sementara desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan atau PBI-JK sesuai ketentuan yang berlaku. Status tersebut dapat diperiksa secara mandiri melalui cekbansos.kemensos.go.id menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Pertanyaan mengenai desil 5 apakah masih bisa dapat bansos penting dipahami karena angka desil tidak sama dengan status penerima bantuan. Desil merupakan pemeringkatan relatif tingkat kesejahteraan keluarga dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN. Sementara penerima bantuan ditetapkan berdasarkan persyaratan, hasil verifikasi, kuota, serta mekanisme masing-masing program pemerintah.
Karena itu, masyarakat yang masuk desil 5 sebaiknya melakukan cek desil Kemensos sekaligus melihat status program bantuan yang tercatat dalam sistem. Pengecekan dapat dilakukan menggunakan KTP melalui telepon seluler maupun komputer tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Apa Arti Masuk Desil 5?
Dalam DTSEN, keluarga di Indonesia dikelompokkan menjadi 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan relatif.
Setiap kelompok mewakili sekitar 10 persen keluarga.
Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah. Posisi tersebut kemudian meningkat secara bertahap hingga desil 10 yang merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.
Dengan demikian, desil 5 berada di atas kelompok desil 1 sampai 4 yang menjadi kelompok 40 persen terbawah.
Namun, angka desil tidak semata-mata ditentukan berdasarkan pendapatan.
BPS menjelaskan bahwa pengelompokan desil mempertimbangkan sejumlah variabel sosial ekonomi secara bersama-sama.
Variabel tersebut antara lain pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, sumber air, energi untuk memasak, daya listrik, kepemilikan aset, kesehatan, disabilitas, serta kondisi sosial ekonomi lainnya.
Desil 5 Bisa Dapat Bansos Apa?
Berdasarkan informasi yang tersedia dalam layanan Cek Bansos Kemensos, keluarga yang berada pada desil 1 hingga desil 4 menjadi kelompok prioritas yang dapat diusulkan dalam sejumlah program bantuan seperti PKH dan Program Sembako.
Sementara keluarga pada desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan atau PBI-JK sesuai ketentuan.
PBI-JK merupakan skema yang berkaitan dengan pembayaran iuran jaminan kesehatan bagi peserta yang memenuhi ketentuan pemerintah.
Namun, berada pada desil 5 tidak serta-merta membuat seseorang otomatis menjadi peserta PBI-JK.
Penetapan penerima tetap harus mengikuti ketentuan, proses verifikasi, data yang tersedia, serta mekanisme program.
Hal yang sama berlaku bagi keluarga yang berada pada desil 1 sampai 4. Masuk kelompok prioritas tidak berarti bantuan langsung diberikan.
Desil 5 Apakah Bisa Dapat PKH?
Berdasarkan pengelompokan yang tercantum dalam bahan informasi Cek Bansos Kemensos, desil 1 sampai 4 menjadi kelompok yang dapat diprioritaskan untuk diusulkan sebagai penerima PKH dan Program Sembako.
Dengan demikian, desil 5 tidak termasuk kelompok prioritas utama yang disebutkan untuk kedua program tersebut dalam informasi tersebut.
Meski demikian, masyarakat tetap perlu memeriksa status bantuan secara langsung melalui sistem.
Pasalnya, angka desil dan status penerima bansos merupakan dua informasi berbeda.
Desil menunjukkan tingkat kesejahteraan relatif keluarga, sedangkan status penerima menunjukkan apakah seseorang telah ditetapkan dalam program bantuan tertentu.
Karena itu, angka desil saja tidak cukup untuk menyimpulkan apakah seseorang menerima atau tidak menerima bansos.
Cara Cek Desil 5 dan Status Bansos lewat HP
Masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui layanan resmi Cek Bansos Kemensos.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di HP atau komputer.
- Masukkan NIK 16 digit sesuai dengan KTP.
- Masukkan kode verifikasi atau captcha yang tampil pada layar.
- Klik tombol “Cari Data”.
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Apabila data ditemukan, masyarakat dapat melihat informasi yang tersedia mengenai penerima manfaat, kelompok desil, jenis bantuan sosial, serta periode penyaluran bantuan.
Pengguna perlu memastikan NIK yang dimasukkan sama dengan yang tercantum pada KTP untuk menghindari kegagalan pencarian.
Bisa Cek Desil Melalui DTSEN BPS
Selain melalui Kemensos, masyarakat juga dapat mengecek informasi desil melalui kanal DTSEN yang tersedia pada dtsen-form.bps.go.id.
Caranya sebagai berikut:
- Buka dtsen-form.bps.go.id.
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Masukkan kode verifikasi atau captcha.
- Pilih menu “Cek Desil”.
- Masukkan tanggal lahir.
- Pilih “Cek Data”.
- Sistem akan menampilkan informasi desil apabila data tersedia.
Masyarakat perlu memahami perbedaan fungsi antara layanan tersebut dengan Cek Bansos Kemensos.
Cek Bansos digunakan untuk melihat informasi penerima manfaat dan posisi desil yang tercatat. Sementara kanal DTSEN berkaitan dengan informasi serta pembaruan kondisi sosial ekonomi masyarakat melalui mekanisme yang tersedia.
Apakah Desil 5 Bisa Berubah Menjadi Desil 4?
Posisi desil bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi sosial ekonomi keluarga.
Namun, perubahan tersebut tidak terjadi hanya karena masyarakat mengajukan permohonan untuk berpindah desil.
Jika kondisi keluarga telah berubah tetapi data yang tercatat belum sesuai, masyarakat dapat mengajukan pembaruan informasi melalui kanal resmi.
Pembaruan dapat disampaikan melalui pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial, aplikasi Cek Bansos, maupun layanan DTSEN sesuai mekanisme yang tersedia.
Data yang diperbarui antara lain dapat meliputi pekerjaan, pendidikan, kondisi tempat tinggal, anggota keluarga, kepemilikan aset, dan kondisi sosial ekonomi lainnya.
Pengajuan tersebut selanjutnya harus melalui proses verifikasi dan penghitungan ulang.
BPS menegaskan perubahan pada satu indikator tidak selalu langsung mengubah posisi desil karena penghitungan mempertimbangkan berbagai variabel secara bersamaan.
Masuk Desil 5 Bukan Berarti Tidak Mampu atau Mampu Secara Mutlak
Desil merupakan pemeringkatan relatif, bukan ukuran mutlak untuk menentukan seseorang miskin atau mampu hanya berdasarkan satu indikator.
Artinya, posisi keluarga dalam desil 5 diperoleh dari kombinasi sejumlah kondisi sosial ekonomi.
Karena itu, seseorang tidak dapat menentukan sendiri kategori desil hanya berdasarkan besarnya penghasilan bulanan.
Kondisi tempat tinggal, kepemilikan aset, pendidikan, pekerjaan, daya listrik, kesehatan, serta berbagai indikator lain juga menjadi bagian dari pemetaan.
Informasi tersebut kemudian digunakan dalam DTSEN sebagai salah satu basis pemerintah dalam menyusun sasaran program.
Masuk Desil 5 tetapi Tidak Dapat Bantuan, Apa yang Harus Dilakukan?
Jika seseorang berada pada desil 5 tetapi tidak menemukan status bantuan dalam sistem, hal tersebut tidak selalu berarti terdapat kesalahan data.
Desil 5 tidak otomatis memberikan hak atas bantuan tertentu.
Masyarakat perlu melihat apakah dirinya memenuhi kriteria dari program yang bersangkutan serta apakah telah melalui mekanisme penetapan penerima.
Apabila kondisi sosial ekonomi dalam DTSEN dianggap sudah tidak sesuai dengan keadaan terkini, warga dapat mengajukan pembaruan data.
Masyarakat dapat mendatangi pemerintah desa atau kelurahan maupun dinas sosial untuk memperoleh informasi mengenai mekanisme yang tersedia.
Data Tidak Muncul Saat Cek Bansos, Periksa NIK
Apabila hasil pencarian tidak menampilkan data, masyarakat disarankan memeriksa kembali NIK yang dimasukkan.
Pastikan seluruh 16 digit NIK telah sesuai dengan KTP dan kode keamanan ditulis dengan benar.
Jika data masih tidak ditemukan, masyarakat dapat menghubungi pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun menggunakan kanal DTSEN untuk menyampaikan kondisi terbaru sesuai prosedur yang tersedia.
Masyarakat juga perlu menjaga keamanan data pribadi selama melakukan pengecekan.
NIK, foto KTP, kode OTP, dan data pribadi lainnya sebaiknya tidak diberikan kepada pihak atau situs yang tidak memiliki hubungan resmi dengan pemerintah.
Desil Bukan Jaminan Otomatis Menerima Bansos
Kesimpulannya, masuk desil 5 masih dapat berkaitan dengan program bantuan pemerintah tertentu, terutama peluang untuk diusulkan sebagai peserta PBI-JK sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara dalam informasi Cek Bansos Kemensos, kelompok desil 1 sampai 4 menjadi kelompok prioritas yang dapat diusulkan untuk PKH dan Program Sembako.
Namun, angka desil bukan keputusan akhir penetapan penerima bantuan.
Status penerima tetap bergantung pada persyaratan program, kuota, verifikasi, dan mekanisme pemerintah.
Karena itu, masyarakat yang ingin mengetahui apakah desil 5 masih bisa mendapat bansos sebaiknya tidak hanya melihat angka desil. Pemeriksaan juga perlu dilakukan terhadap status bantuan yang tercatat melalui cekbansos.kemensos.go.id sehingga informasi mengenai program yang diterima dapat diketahui secara lebih jelas.

















