Headline.co.id, Lumajang ~ Kemitraan petani dan perusahaan menjadi elemen penting dalam pengembangan pisang Cavendish di Lumajang. Pada Rabu, 2 September 2026, Pemerintah Kabupaten Lumajang mengumumkan bahwa pisang Cavendish dari daerah tersebut siap untuk diekspor ke Hong Kong dan Malaysia. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memperluas pasar internasional dan meningkatkan perekonomian lokal.
Pisang Cavendish Lumajang telah berhasil menembus 15 pasar di Jawa Timur dan Bali. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama erat petani lokal dan perusahaan yang terlibat dalam proses produksi dan distribusi. Kolaborasi ini memungkinkan peningkatan kualitas dan kuantitas produksi, sehingga memenuhi standar ekspor internasional.
Bupati Lumajang menyatakan bahwa kemitraan ini tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga membuka peluang kerja baru di sektor pertanian dan distribusi. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung petani melalui pelatihan dan akses ke teknologi pertanian modern,” ujarnya. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Rencana ekspor ke Hong Kong dan Malaysia merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar pisang Cavendish Lumajang. Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan sektor swasta, diharapkan produk ini dapat menjadi salah satu komoditas unggulan yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.

















