Headline.co.id, Menteri Ketenagakerjaan ~ Ida Fauziyah, menekankan pentingnya Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) dalam mempersiapkan talenta inovatif yang siap menghadapi tantangan industri masa depan. Pernyataan ini disampaikan Ida dalam kunjungannya ke kampus Polteknaker pada Selasa, 1 September 2026. Ia menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi, khususnya dari Polteknaker, harus menguasai keterampilan digital dan kecerdasan buatan (AI) agar dapat bersaing di era industri 4.0.
Ida Fauziyah menjelaskan bahwa penguasaan teknologi digital dan AI merupakan kebutuhan mendesak bagi tenaga kerja saat ini. “Kita harus memastikan bahwa lulusan kita tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujarnya. Menurutnya, Polteknaker memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga kerja yang tidak hanya terampil, tetapi juga inovatif dan adaptif terhadap perubahan teknologi.
Dalam kesempatan tersebut, Menaker juga mendorong Polteknaker untuk terus berinovasi dalam kurikulum dan metode pengajaran. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dunia pendidikan dan industri untuk menciptakan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. “Kerja sama dengan industri sangat penting agar kita bisa menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri,” tambah Ida.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah tindak lanjut, Menaker berencana untuk meningkatkan fasilitas dan sumber daya di Polteknaker. Hal ini diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan efisien. Ida juga mengajak seluruh civitas akademika Polteknaker untuk berkomitmen dalam mencetak lulusan yang siap bersaing secara global. “Kita harus bergerak cepat dan tepat agar lulusan kita bisa menjadi bagian dari solusi, bukan masalah, di dunia kerja,” tutupnya.



















