Headline.co.id, Jakarta ~ Maximo Quiles dari tim CFMOTO Viel Aspar berhasil meraih kemenangan ketujuhnya di musim 2026 pada balapan Moto3 di Aragon, meskipun baru saja pulih dari cedera tulang selangka. Quiles menunjukkan ketangguhannya dengan mengalahkan David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP, yang harus puas di posisi kedua setelah memulai balapan dari pole position. Marco Morelli, rekan setim Quiles, melengkapi podium dengan finis di posisi ketiga.
Balapan dimulai dengan Almansa melesat dari posisi terdepan, diikuti oleh Quiles dan Morelli. Pada lap pertama, Quiles berhasil melewati Morelli, membentuk kelompok terdepan bersama Almansa dan Morelli, diikuti oleh Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe, dan Adrian Cruces dari CIP GreenPower. Sementara itu, Valentin Perrone dari Red Bull KTM Tech3 dan Adrian Fernandez dari Leopard Racing memimpin kelompok kedua.
Pertarungan sengit di kelompok depan membuat Almansa, Quiles, dan Carpe saling bersaing, sementara Morelli berusaha kembali ke posisi depan setelah sempat turun ke posisi keempat. Pada lap keempat, Uriarte harus menjalani Long Lap Penalty akibat pelanggaran saat latihan, namun berhasil kembali ke posisi kelima sebelum akhirnya terjatuh di tikungan 16. Insiden ini mengakhiri balapan Jesus Rios dari Rivacold Snipers Team, meskipun ia tidak mengalami cedera serius.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Quiles mengambil alih pimpinan balapan dari Almansa pada lap ke-11 di tikungan pertama. Meskipun Almansa berusaha keras untuk merebut kembali posisi terdepan, Quiles berhasil mempertahankan keunggulannya dengan performa yang konsisten. Pada lap terakhir, Almansa mencoba menekan Quiles, namun Quiles menunjukkan ketenangan dan kecepatan yang cukup untuk mengamankan kemenangan. Almansa harus puas di posisi kedua, sementara Morelli menyelesaikan balapan di posisi ketiga. Alvaro Carpe finis di posisi keempat, diikuti oleh Uriarte di posisi kelima dan Cruces di posisi keenam.
Casey O’Gorman dari SIC58 Squadra Corse meraih hasil terbaik musim ini dengan finis di posisi ketujuh sebagai pembalap Honda teratas. Perrone finis di posisi kedelapan setelah insiden dengan rekan setimnya, Rico Salmela, yang menyebabkan Salmela terjatuh. Guido Pini dan Adrian Fernandez melengkapi posisi sepuluh besar.

















