Headline.co.id, Dalam Perkembangan Terbaru Di Bidang Teknologi Keuangan ~ Wakil Menteri Keuangan Nezar Patria menekankan pentingnya regulasi yang cepat dan tepat untuk mengatur penggunaan Agentic AI dalam pengambilan keputusan keuangan. Pernyataan ini disampaikan pada sebuah konferensi di Jakarta, Jumat (28/8/2026), di mana Nezar menyoroti bahwa teknologi kecerdasan buatan kini semakin berperan dalam menentukan keputusan finansial yang signifikan.
Nezar menjelaskan bahwa Agentic AI, yang memiliki kemampuan untuk membuat keputusan secara mandiri, telah mulai digunakan oleh berbagai lembaga keuangan. “Kita tidak bisa menunggu lebih lama untuk mengatur teknologi ini. Regulasi harus segera disusun agar dapat mengantisipasi risiko yang mungkin timbul,” ujar Nezar. Ia menambahkan bahwa regulasi yang tepat akan membantu menjaga stabilitas sistem keuangan dan melindungi konsumen.
Dalam kesempatan tersebut, Nezar juga mengungkapkan bahwa pemerintah sedang menyusun kerangka regulasi yang akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga keuangan, pakar teknologi, dan regulator. Proses ini diharapkan dapat selesai dalam waktu enam bulan ke depan. “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa regulasi ini tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga mendorong inovasi di sektor keuangan,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, Nezar menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam mengatur penggunaan AI di sektor keuangan. Menurutnya, banyak negara lain juga menghadapi tantangan serupa dan kerjasama global dapat mempercepat proses regulasi yang efektif. “Kita harus belajar dari pengalaman negara lain dan berbagi pengetahuan untuk menciptakan regulasi yang komprehensif,” tutup Nezar. Dengan langkah ini, diharapkan penggunaan Agentic AI dapat memberikan manfaat maksimal bagi perekonomian tanpa mengorbankan keamanan dan kepercayaan publik.














