Headline.co.id, Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan ~ Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen) mengambil langkah konkret untuk memulihkan 71 Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) yang terdampak bencana alam. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan keberlanjutan pendidikan nonformal di tengah tantangan bencana. Proses pemulihan ini melibatkan berbagai pihak dan diharapkan dapat selesai dalam waktu dekat.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati, menyatakan bahwa pemulihan ini mencakup perbaikan infrastruktur dan penyediaan fasilitas belajar yang rusak akibat bencana. “Kami berupaya agar kegiatan belajar mengajar di LKP dapat kembali normal secepat mungkin,” ujar Kiki. Ia menambahkan bahwa dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting dalam proses ini.
Selain itu, Kemendikdasmen juga berencana untuk memberikan pelatihan kepada para pengelola LKP agar lebih siap menghadapi situasi darurat di masa mendatang. Pelatihan ini mencakup manajemen risiko bencana dan strategi pemulihan cepat. “Kami ingin memastikan bahwa LKP memiliki kapasitas yang memadai untuk bertahan dan pulih dari bencana,” tambah Kiki.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Langkah pemulihan ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan lembaga pendidikan nonformal terhadap bencana alam. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, Kemendikdasmen optimis bahwa LKP yang terdampak dapat segera beroperasi kembali dan melanjutkan perannya dalam meningkatkan keterampilan masyarakat.


















