Headline.co.id, Wakil Menteri Komunikasi Dan Informatika ~ Nezar Patria, menekankan pentingnya kesiapan pekerja Indonesia dalam menghadapi perubahan yang dibawa oleh kecerdasan buatan (AI) di dunia kerja. Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, Nezar mengingatkan bahwa AI akan mengubah banyak aspek pekerjaan dan menuntut keterampilan baru dari para pekerja.
Nezar Patria menjelaskan bahwa AI tidak hanya akan menggantikan pekerjaan yang bersifat rutin, tetapi juga akan menciptakan peluang baru yang memerlukan keahlian khusus. Oleh karena itu, pekerja Indonesia harus mulai meningkatkan keterampilan digital mereka untuk tetap relevan di pasar kerja yang semakin kompetitif. “Kita harus bersiap sebelum AI benar-benar mengubah dunia kerja,” tegas Nezar.
Lebih lanjut, Nezar menggarisbawahi peran penting pemerintah dan sektor pendidikan dalam memfasilitasi transisi ini. Ia menyarankan agar kurikulum pendidikan di Indonesia diperbarui untuk memasukkan pelatihan keterampilan digital dan pemahaman tentang teknologi AI. Selain itu, pelatihan dan program pengembangan keterampilan bagi pekerja yang sudah ada juga perlu ditingkatkan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah konkret, Nezar mengusulkan kerjasama pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan untuk menciptakan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. “Kolaborasi ini penting untuk memastikan bahwa tenaga kerja kita siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh AI,” ujar Nezar. Dengan demikian, Indonesia dapat memanfaatkan potensi AI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing global.














