Headline.co.id, Magelang ~ Jawa Tengah – Letjen TNI Tri Budi Utomo, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, memimpin upacara penutupan Pendidikan Dasar Kemiliteran (Diksarmil) bagi Kadet Mahasiswa S-1 Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) Cohort 7 Tahun 2026. Acara ini berlangsung di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat, 28 Agustus 2026, dan Letjen Tri Budi Utomo hadir mewakili Menteri Pertahanan RI.
Dalam amanat yang disampaikan oleh Sekjen Kemhan, Menteri Pertahanan RI menekankan pentingnya pembentukan sumber daya manusia pertahanan yang berkualitas. Hal ini menjadi semakin krusial mengingat perubahan lingkungan strategis yang cepat dan dinamis. Tantangan pertahanan negara kini tidak hanya berasal dari ancaman militer, tetapi juga mencakup dimensi teknologi, siber, informasi, dan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan SDM yang mampu memahami perkembangan lingkungan strategis, berpikir kritis, serta mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.
Pendidikan Diksarmil diharapkan menjadi fondasi awal dalam membentuk karakter para kadet yang disiplin, berintegritas, dan mampu bekerja sama. Selain itu, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi harus sejalan dengan penguatan karakter dan wawasan kebangsaan. Nilai-nilai Pancasila dan kepentingan nasional harus tetap menjadi pegangan utama para kadet dalam menjalani pendidikan dan karier mereka di masa depan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Penutupan Diksarmil ini menandai berakhirnya salah satu tahapan penting dalam pendidikan para kadet. Nilai-nilai yang diperoleh selama pendidikan diharapkan dapat terus dipelihara dan diamalkan. Hal ini menjadi bekal penting bagi para kadet dalam melanjutkan pendidikan di Unhan RI, serta dalam membangun kompetensi dan karakter untuk mengemban tanggung jawab di masa depan.




















