Headline.co.id, Palembang ~ 25 Agustus 2026 – Inovasi berbahan dasar singkong yang ditemukan oleh anggota Babinsa di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, kini menjadi sorotan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa bahan berbentuk tepung ini berpotensi digunakan untuk memadamkan api, terutama pada tahap awal kebakaran. Temuan ini disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi di VVIP Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
Menurut Kapolri Listyo, tepung singkong ini bekerja dengan cara memisahkan unsur-unsur yang mendukung terjadinya api. Meski demikian, ia menekankan bahwa penelitian dan pengujian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan efektivitasnya. Jika terbukti efektif, kapasitas produksi perlu ditingkatkan agar dapat digunakan dalam skala yang lebih luas. “Kalau luasannya atau jumlah tepung yang digunakan cukup, mungkin api dalam bentuk sedang atau besar juga bisa,” ujar Listyo.
Presiden Prabowo Subianto menunjukkan ketertarikan terhadap inovasi ini dan meminta agar produksi serta pengujian dilakukan dalam skala lebih besar. Ia juga membuka kemungkinan penggunaan bahan ini melalui helikopter sebagai alternatif metode water bombing. “Menarik sekali itu bahan bakunya dari ubi, dari singkong. Wah coba diproduksi dalam skala besar ya. Ajukan biaya untuk produksinya ya, kita usahakan semua upaya,” kata Prabowo.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis menyatakan bahwa produksi tepung ini saat ini masih terbatas, namun siap ditingkatkan dengan dukungan lebih lanjut. Hasil inovasi ini juga telah disampaikan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Presiden Prabowo meminta agar dilakukan simulasi untuk membandingkan efektivitas bahan berbasis singkong ini dengan metode pemadaman menggunakan air. Dengan pengujian yang lebih komprehensif, diharapkan inovasi ini dapat menjadi salah satu alternatif dalam penanganan karhutla di masa depan.

















