Headline.co.id, Batang ~ Dalam upaya memperkuat pengelolaan perhutanan sosial dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) yang melibatkan perempuan, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Batang menggelar Focus Group Discussion (FGD). Acara ini berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026, dengan tujuan utama untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, dan kelompok perempuan setempat. Diskusi ini menyoroti pentingnya peran perempuan dalam pengelolaan hutan sosial, yang tidak hanya berkontribusi pada pelestarian lingkungan tetapi juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah strategi untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan perempuan dalam mengelola usaha berbasis hutan. Hal ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Selain itu, FGD ini juga membahas tantangan yang dihadapi dalam implementasi program perhutanan sosial, termasuk akses terhadap pasar dan pendanaan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai tindak lanjut dari diskusi ini, IAD Batang berencana untuk mengadakan pelatihan dan pendampingan bagi kelompok perempuan yang terlibat dalam KUPS. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas mereka dalam mengelola usaha dan memanfaatkan sumber daya hutan secara berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan pengelolaan perhutanan sosial dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
















