Headline.co.id, Cirebon ~ Jakarta (Kemenag) — Kementerian Agama (Kemenag) sedang mempercepat proses pengumpulan data pendukung untuk pengukuran Indeks Kebijakan Publik (IKK). Indeks ini mencakup tiga kebijakan strategis, yaitu transformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC), Kemandirian Pesantren, dan Bina Keluarga Sakinah.
Ahmad Zainul Hamdi, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pendidikan Agama dan Keagamaan Kemenag, menekankan pentingnya memaksimalkan waktu yang tersisa untuk menyelesaikan pengumpulan data. “Kita perlu memiliki sense of crisis in time. Waktu efektif yang tersedia cukup terbatas. Karena itu, waktu yang ada perlu kita maksimalkan agar seluruh proses dapat diselesaikan tepat waktu,” ujarnya di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Ahmad Inung, sapaan akrabnya, mendorong semua pihak yang terlibat untuk memperkuat koordinasi dalam melengkapi data yang masih dibutuhkan. Ia menekankan pentingnya dukungan sumber daya manusia agar proses pengumpulan data berjalan optimal dan semua kebutuhan pengukuran dapat segera terpenuhi. “Kita perlu realistis dalam menghadapi waktu yang tersedia. Karena itu, pihak yang bertugas perlu memaksimalkan SDM untuk membantu memenuhi kelengkapan data yang dibutuhkan terkait IKK ini,” jelasnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Arskal Salim, menyatakan bahwa proses pengumpulan data telah mendekati tahap akhir. Ia mengimbau agar kekurangan yang masih ada segera dilengkapi sehingga hasil pengukuran tahun ini dapat lebih baik dibandingkan capaian sebelumnya. “Setelah saya mendengar tadi rupanya tinggal sedikit persentasenya. Kalau kita menghitung waktu yang tersedia, mestinya dalam beberapa hari ke depan sudah terkumpul,” ungkapnya. Arskal berharap semua pihak dapat memaksimalkan sisa waktu untuk memastikan kelengkapan data sehingga hasil pengukuran IKK tahun ini dapat menunjukkan capaian yang lebih baik. “Penting untuk bisa memaksimalkan waktu agar kekurangan yang ada dapat dipenuhi sehingga mendapat hasil lebih baik dibandingkan tahun lalu,” pungkasnya.
















