Highlight Berita:
Headline.co.id, Gunungkidul ~ Seorang wisatawan berinisial SY (37), warga Jaten, Karanganyar, Jawa Tengah, meninggal dunia secara mendadak saat berada di kawasan Pantai Sanglen, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Minggu (16/8/2026) pagi. Sebelum ditemukan tidak sadarkan diri, korban diketahui masih terlihat bersama rombongannya di sekitar pantai sekitar pukul 05.50 WIB.
Kapolsek Tanjungsari AKP Agus Fitriyatna mengatakan, polisi menerima laporan mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 06.00 WIB. Setelah kondisi korban diketahui oleh rekan-rekannya, bantuan kemudian diminta kepada pedagang sekitar pantai, personel SAR, dan Polsek Tanjungsari hingga korban dievakuasi menuju RSUD Wonosari.
Korban sebelumnya datang bersama rombongan ke Pantai Sanglen pada Sabtu (15/8/2026) malam. Rombongan tersebut kemudian beristirahat di kawasan pantai hingga Minggu pagi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Korban bersama rombongan sampai di Pantai Sanglen pada Sabtu malam. Kemudian pada Minggu pagi sekitar pukul 05.50 WIB, salah satu rekannya melihat korban bersama rombongan masih bermain di pantai,” jelas AKP Agus Fitriyatna.
Korban Ditemukan Duduk dengan Kepala Tertunduk
Tidak berselang lama setelah korban terlihat berada bersama rombongan, salah seorang rekannya melihat SY dalam posisi duduk di pantai dengan kepala tertunduk.
Melihat kondisi tersebut, beberapa rekan korban awalnya menduga SY sedang kelelahan. Mereka kemudian berinisiatif membantu meluruskan kaki dan membaringkan tubuh korban agar dapat beristirahat dengan lebih nyaman.
Namun, setelah tubuh SY dibaringkan, rekan-rekannya mendapati korban sudah tidak sadarkan diri.
“Setelah dibaringkan ternyata korban sudah tidak sadarkan diri,” jelas AKP Agus Fitriyatna.
Mengetahui kondisi tersebut, para saksi bersama anggota rombongan segera mencari pertolongan. Mereka meminta bantuan kepada pedagang yang berada di sekitar pantai, petugas SAR, serta menghubungi Polsek Tanjungsari.
Petugas yang menerima laporan kemudian menuju lokasi dan melakukan penanganan terhadap korban.
Setelah dilakukan penanganan di lokasi, korban selanjutnya dievakuasi oleh tim SAR dari kawasan Pantai Sanglen. Proses evakuasi menuju fasilitas kesehatan mendapat pengawalan dari anggota Polsek Tanjungsari.
“Korban kemudian dievakuasi oleh SAR dengan dikawal anggota Polsek Tanjungsari menuju RSUD Wonosari,” ungkap AKP Agus Fitriyatna.
Korban kemudian dibawa menuju RSUD Wonosari untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepolisian, korban meninggal secara mendadak setelah sebelumnya masih terlihat beraktivitas bersama rombongannya di sekitar Pantai Sanglen pada Minggu pagi.
Dalam keterangan yang tersedia, belum disebutkan penyebab medis yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Karena itu, penyebab kematian SY tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan kondisi korban saat ditemukan oleh rekan-rekannya.
Peristiwa tersebut terjadi setelah korban dan rombongannya berada di kawasan Pantai Sanglen sejak Sabtu malam. Kejadian pertama kali diketahui pada Minggu pagi ketika korban terlihat duduk dengan kepala tertunduk sebelum akhirnya diketahui sudah tidak sadarkan diri dan dievakuasi oleh petugas.




















