Headline.co.id, Surabaya ~ Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Surabaya menginisiasi gerakan wakaf sumur bor sebagai solusi untuk mengatasi masalah kekeringan yang melanda beberapa wilayah di Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026, dan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai instansi pemerintah di kota tersebut. Gerakan ini bertujuan untuk menyediakan sumber air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.
Inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap kondisi kekeringan yang semakin parah di beberapa daerah, terutama di wilayah yang sulit dijangkau oleh jaringan air bersih. Para ASN yang terlibat dalam kegiatan ini berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi masalah tersebut. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan akses air bersih yang memadai, terutama di daerah-daerah yang paling membutuhkan,” ujar salah satu ASN yang terlibat dalam program ini.
Proses penggalangan dana untuk wakaf sumur bor ini dilakukan melalui berbagai kegiatan, termasuk kampanye di media sosial dan pengumpulan donasi dari masyarakat. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membangun sumur bor di daerah-daerah yang paling terdampak oleh kekeringan. Proyek ini diharapkan dapat selesai dalam beberapa bulan ke depan, dengan target awal pembangunan di wilayah yang paling membutuhkan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, para ASN juga berencana untuk melibatkan lebih banyak pihak dalam program ini, termasuk organisasi non-pemerintah dan komunitas lokal. Dengan kolaborasi yang lebih luas, diharapkan program ini dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau lebih banyak wilayah yang membutuhkan. “Kami mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam gerakan ini, karena masalah kekeringan adalah tanggung jawab kita bersama,” tambah ASN tersebut.















