Headline.co.id, Bandung ~ Persebaya Surabaya berhasil mengamankan tempat di final Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Arema FC dalam laga semifinal yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (4/8) malam WIB. Kemenangan tipis 1-0 ini diraih berkat gol sundulan Yuran Fernandes pada masa injury time babak pertama, tepatnya di menit ke-45+5. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan rasa bangganya terhadap semangat juang dan pengorbanan para pemainnya yang tampil maksimal meski dihadapkan pada jadwal pertandingan yang padat.
Pertandingan Derby Jawa Timur tersebut berlangsung dengan intensitas tinggi sejak awal. Kedua tim terlibat dalam banyak duel keras, yang membuat wasit harus mengeluarkan delapan kartu kuning, masing-masing empat untuk Persebaya dan Arema FC. Total 16 pelanggaran terjadi sepanjang pertandingan, dengan Persebaya melakukan enam pelanggaran dan Arema FC sepuluh. Situasi semakin menguntungkan bagi Persebaya setelah Arema FC harus bermain dengan sepuluh pemain usai salah satu pemainnya menerima kartu merah akibat pelanggaran terhadap Miguel Pereira di babak kedua.
Usai pertandingan, Coach Tavares menekankan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras seluruh pemain yang mampu mengatasi tantangan besar, terutama kondisi fisik yang terkuras akibat jadwal pertandingan yang sangat padat. “Kemenangan ini adalah buah dari dedikasi dan kerja keras para pemain yang mampu bertahan di tengah kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih,” ujar Coach Tavares dalam sesi konferensi pers.
Pelatih asal Portugal tersebut juga menyoroti disiplin yang ditunjukkan oleh timnya sepanjang pertandingan. Selain berhasil menjaga keunggulan, Persebaya juga menciptakan beberapa peluang yang seharusnya bisa memperbesar skor. Tavares menambahkan bahwa padatnya jadwal pertandingan selama Piala Presiden 2026 menjadi tantangan tersendiri bagi tim, terutama dalam hal waktu pemulihan yang sangat singkat. “Kami harus menghadapi jadwal yang sangat padat, dan ini menjadi tantangan besar bagi kami,” jelasnya.
Meskipun demikian, pelatih berusia 46 tahun itu mengaku semakin menghargai dedikasi yang diperlihatkan para pemainnya di lapangan. “Dedikasi dan semangat juang para pemain sangat luar biasa, dan saya sangat menghargai itu,” tutupnya. Kemenangan ini membawa Persebaya melangkah ke partai final Piala Presiden untuk kedua kalinya sejak mengikuti turnamen ini pada 2019. Di laga puncak nanti, Green Force akan menghadapi Persib Bandung yang lebih dahulu memastikan tiket final usai menyingkirkan Persija Jakarta.



















