Headline.co.id, Bangunan ~ Gempa bumi dengan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Boven Digoel, Papua, pada Minggu, 2 Agustus 2026. Gempa tersebut terjadi pada pukul 18:39 WIB dan menimbulkan kepanikan di kalangan warga setempat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa berada di darat, sekitar 45 kilometer barat daya Boven Digoel, dengan kedalaman 10 kilometer.
Menurut informasi dari BMKG, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, getaran dirasakan cukup kuat oleh warga di sekitar lokasi, sehingga banyak yang berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.
Pihak berwenang di Boven Digoel segera melakukan koordinasi untuk memantau situasi dan memastikan keselamatan warga. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah dikerahkan untuk melakukan pengecekan di lapangan dan memberikan bantuan jika diperlukan. Mereka juga mengimbau warga untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari petugas.
Sementara itu, BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi resmi dari BMKG serta instansi terkait lainnya. Sosialisasi mengenai langkah-langkah mitigasi bencana juga terus digalakkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga.
Gempa bumi di Boven Digoel ini menambah daftar panjang kejadian gempa yang melanda wilayah Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, gempa dengan magnitudo bervariasi juga dilaporkan terjadi di beberapa daerah lain, seperti Seram Bagian Timur, Maluku, dan Supiori, Papua. Fenomena ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di daerah rawan gempa.
Dengan adanya kejadian ini, pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan upaya mitigasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai tindakan yang harus dilakukan saat terjadi gempa. Langkah ini penting untuk meminimalisir dampak dan risiko yang ditimbulkan oleh bencana alam tersebut.





















