Headline.co.id, Jakarta ~ Kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu (1/8/2026), tidak hanya memperkuat semangat persatuan menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat. Kehadiran ratusan ribu peserta dari berbagai daerah menciptakan perputaran ekonomi yang dirasakan langsung oleh para pedagang, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi.
Sejak sore hari, kawasan Monas dipadati oleh masyarakat yang mengikuti doa bersama lintas agama. Keramaian ini berdampak pada meningkatnya transaksi pedagang makanan, minuman, dan usaha kecil lainnya. Bagi pelaku UMKM, acara nasional tersebut menjadi kesempatan untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperluas jangkauan pelanggan.
M. Mustofa (40), seorang pedagang tahu gejrot, mengaku penjualannya meningkat signifikan dibandingkan hari biasa. Ia bahkan menambah stok dagangan untuk mengantisipasi lonjakan pembeli. “Setiap ada acara besar seperti ini, penjualan saya selalu naik,” ujar Mustofa kepada .
Menurut Mustofa, setiap kegiatan berskala nasional yang diselenggarakan pemerintah hampir selalu menghadirkan dampak positif bagi pelaku usaha kecil. “Ini adalah kesempatan yang baik bagi kami untuk mendapatkan penghasilan lebih,” katanya.
Hal serupa disampaikan oleh Mahfud (30), seorang pedagang minuman keliling. Ia mengatakan bahwa setiap penyelenggaraan acara di Monas selalu membawa tambahan pelanggan. “Acara seperti ini sangat membantu kami para pedagang kecil,” ujarnya.
Meningkatnya aktivitas perdagangan di kawasan Monas menunjukkan bahwa agenda kebangsaan mampu menghasilkan efek berganda yang nyata. Selain memperkuat nilai persatuan dan kebersamaan, penyelenggaraan kegiatan publik berskala besar juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM yang menggantungkan usahanya pada aktivitas di ruang publik.
Zikir dan Doa Kebangsaan merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan mengusung tema yang relevan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang refleksi dan doa bersama lintas agama bagi kemajuan bangsa, tetapi juga menunjukkan bahwa peringatan hari kemerdekaan mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Ramainya aktivitas ekonomi di kawasan Monas menjadi bukti bahwa agenda nasional dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi kerakyatan, sehingga nilai kebangsaan dan kesejahteraan masyarakat tumbuh secara bersamaan.
















