Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berhasil merealisasikan anggaran Tahun Anggaran 2025 sebesar 91,59 persen, atau Rp2,206 triliun dari pagu revisi Rp2,409 triliun. Capaian ini mendapat apresiasi dari Komisi X DPR RI yang mengadakan rapat kerja di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Selasa (14/7/2024). Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyatakan bahwa pencapaian ini menjadi modal positif bagi Kemenpora untuk meningkatkan kinerja di tahun berikutnya.
Komisi X DPR RI menekankan pentingnya peningkatan kualitas perencanaan dan pengawasan anggaran. Mereka meminta agar setiap program dan kegiatan disusun dengan indikator kinerja yang terukur dan berorientasi pada hasil, serta selaras dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Selain itu, penguatan sistem pengendalian internal, manajemen risiko, dan pengawasan berjenjang juga ditekankan, terutama dalam pengadaan barang dan jasa, penyaluran bantuan pemerintah, serta pengelolaan aset.
Evaluasi dan Rekomendasi DPR
Dalam rapat tersebut, DPR juga menyoroti capaian program strategis Kemenpora sepanjang 2025. Fraksi Partai Gerindra mengapresiasi keberhasilan kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 yang meraih 91 medali emas dan finis di posisi kedua. Ini merupakan prestasi terbaik Indonesia di ajang tersebut sejak SEA Games 1995. Selain itu, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 dinilai memberikan dampak ekonomi hingga Rp4,96 triliun, dan Indonesia Sport Summit (ISS) 2025 turut memperkuat ekosistem industri olahraga nasional.
Tanggapan Kemenpora
Menanggapi evaluasi DPR, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. “Kolaborasi antarsatuan kerja menjadi salah satu faktor yang mendorong keberhasilan penyelenggaraan Indonesia Sport Summit 2025,” jelasnya. Kemenpora juga memfokuskan anggaran untuk memastikan persiapan pemusatan latihan nasional serta keikutsertaan Indonesia pada SEA Games dan Paragames 2025 berjalan sesuai target.
Kemenpora didorong untuk mempercepat penyelesaian rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar tindak lanjut hasil pemeriksaan dapat diselesaikan secara menyeluruh. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Kemenpora dapat terus meningkatkan kinerja dan pengawasan anggaran di masa mendatang.














