Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengumumkan bahwa D-8 Halal Expo Indonesia (HEI) 2026, yang berlangsung pekan ini di Jakarta, bertujuan memperkuat rantai pasok produk halal di tingkat global. Acara ini berlangsung dari tanggal 8 hingga 12 Juli 2026. Direktur Sosial Budaya dan Kemitraan Strategis Kemlu RI, Ary Aprianto, menyatakan bahwa expo ini merupakan langkah konkret untuk mendukung penguatan kerangka rantai pasok halal. “Tujuan utama D-8 Halal Expo Indonesia adalah mendukung penguatan kerangka rantai pasok halal,” ujar Ary dalam keterangan resminya, Kamis (9/7/2026).
D-8 HEI 2026 memberikan ruang bagi para pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem sektor halal dari hulu hingga hilir. Ini mencakup penyediaan bahan mentah, kawasan industri, logistik, hingga distribusi ke pengguna akhir. Ary Aprianto menyoroti potensi pengembangan kerja sama di sektor halal, khususnya pada komoditas gelatin halal. “Misalnya, dikembangkan gelatin dari limbah ikan, maka agenda ini diharap dapat menarik pendanaan, kemudian mencari usaha yang siap melakukan proses hilirisasi lebih jauh,” jelas Ary.
Kolaborasi Internasional dalam Sektor Halal
Pada expo ini, Indonesia juga menjajaki pengembangan produksi gelatin halal dengan mitra dari Pakistan. Selain itu, ada pembahasan penjajakan bisnis perusahaan Iran dengan Biofarma dan Universitas Padjadjaran, serta perusahaan Bangladesh dengan ID Food. “D-8 Halal Expo ini telah menempatkan Indonesia di panggung produk dan jasa halal di tingkat global,” tambah Ary.
Transformasi D-8 Menjadi Kekuatan Ekonomi Halal
Indonesia mendorong organisasi kerja sama Developing Eight (D-8) untuk bertransformasi menjadi kekuatan baru dalam ekosistem ekonomi halal global. Langkah ini diambil untuk memperkuat integrasi ekonomi nasional dengan dunia Islam di tengah tantangan pasar dunia. Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, menyampaikan hal ini usai mengunjungi stan pameran D-8 Halal Expo Indonesia 2026 di Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Penyelenggaraan D-8 Halal Expo Indonesia 2026 merupakan bagian dari upaya Indonesia dalam mengemban amanah Keketuaan D-8 periode 2026–2027. Expo ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk mengukuhkan diri sebagai pusat ekonomi halal dunia.





















