Highlight Berita 5 Fakta Unik Brazil vs Jepang: Kaishu Sano Cetak Gol Perdana, Martinelli Jadi Super Sub:
HEADLINE.CO.ID, HOUSTON ~ Laga Brazil vs Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan kemenangan dramatis 2-1 untuk Selecao, tetapi juga menyimpan sejumlah fakta menarik di balik jalannya pertandingan. Duel yang berlangsung di Houston Stadium, Texas, Amerika Serikat, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB itu diwarnai gol perdana Kaishu Sano untuk Timnas Jepang hingga peran krusial Gabriel Martinelli sebagai super sub yang memastikan kemenangan Brasil pada masa injury time.
Brasil sempat tertinggal lewat gol Kaishu Sano di babak pertama. Namun, Casemiro menyamakan kedudukan pada awal babak kedua sebelum Martinelli mencetak gol kemenangan pada menit 90+5 yang membawa tim asuhan Carlo Ancelotti melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Berikut lima fakta unik yang mewarnai pertandingan Brazil kontra Jepang.
1. Kaishu Sano Cetak Gol Perdana untuk Timnas Jepang
Kaishu Sano menjadi pemain pertama yang mencuri perhatian pada laga ini. Gelandang Jepang itu membuka keunggulan Samurai Biru pada menit ke-29 setelah merebut bola di lini tengah, menggiring hingga mendekati kotak penalti, lalu melepaskan tembakan mendatar yang gagal diantisipasi Alisson Becker.
Gol tersebut memiliki arti khusus karena menjadi gol pertama Sano sejak menjalani debut bersama Timnas Jepang pada 16 November 2023.
Meski akhirnya Jepang kalah, nama Sano tetap menjadi salah satu sorotan berkat penampilannya sepanjang pertandingan.
2. Brasil Tertinggal Meski Mendominasi Permainan
Brasil tampil dominan sejak awal pertandingan dengan lebih banyak menguasai bola dan menekan pertahanan Jepang.
Namun dominasi tersebut tidak langsung berbuah gol. Disiplin pertahanan Jepang dan penampilan impresif kiper Zion Suzuki membuat berbagai peluang Brasil gagal dikonversi menjadi gol.
Sebaliknya, Jepang justru mampu memanfaatkan peluang terbaiknya untuk unggul lebih dahulu melalui Kaishu Sano.
3. Pergantian Ancelotti Jadi Pembeda
Pelatih Carlo Ancelotti melakukan perubahan penting pada awal babak kedua dengan memasukkan Endrick menggantikan Lucas Paqueta.
Pergantian itu membuat ritme serangan Brasil meningkat. Tim Samba lebih agresif dalam membangun serangan dan terus menekan pertahanan Jepang hingga akhirnya Casemiro mencetak gol penyama kedudukan.
Keputusan Ancelotti menjadi salah satu faktor yang mengubah arah pertandingan.
4. Casemiro Ubah Kritik Menjadi Pujian
Casemiro sempat menjalani babak pertama yang sulit setelah menerima kartu kuning pada menit ke-14 dan menjadi sorotan saat Jepang mencetak gol pembuka.
Namun, gelandang senior Brasil itu tampil jauh lebih baik selepas jeda. Sundulannya pada menit ke-54 membuat skor berubah menjadi 1-1 sekaligus menghidupkan kembali peluang Brasil.
Penampilan impresifnya sepanjang babak kedua mengantarkan Casemiro dinobatkan sebagai Man of the Match.
5. Martinelli Jadi Super Sub Penentu Kemenangan
Gabriel Martinelli menjadi kartu truf Carlo Ancelotti pada pertandingan ini.
Masuk menggantikan Matheus Cunha pada menit ke-66, pemain Arsenal tersebut langsung memberi energi baru di lini depan Brasil.
Puncaknya terjadi pada menit 90+5 ketika Martinelli menerima umpan Bruno Guimaraes di dalam kotak penalti sebelum melepaskan penyelesaian jarak dekat yang tidak mampu dihentikan Zion Suzuki.
Gol tersebut memastikan Brasil menang 2-1 sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Brasil mampu bangkit dalam situasi sulit. Di balik keberhasilan Selecao, laga ini juga meninggalkan sejumlah catatan menarik, mulai dari gol perdana Kaishu Sano bersama Timnas Jepang hingga status Gabriel Martinelli sebagai super sub yang menjadi penentu kemenangan pada momen paling krusial.





















