Headline.co.id, Jakarta ~ Cuaca besok pada Minggu, 28 Juni 2026 diprakirakan dipengaruhi sejumlah dinamika atmosfer yang berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di Aceh, Sumatera Utara, dan Riau yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Sementara itu, sejumlah kota besar diperkirakan mengalami kondisi cuaca yang bervariasi, mulai dari hujan petir, hujan ringan, hingga cerah berawan sepanjang hari.
Dalam pembaruan prakiraan cuaca yang berlaku untuk Minggu, 28 Juni 2026, BMKG menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi oleh keberadaan bibit siklon tropis 96W di Samudra Pasifik timur Filipina serta sejumlah sirkulasi siklonik yang terbentuk di berbagai wilayah perairan Indonesia.
BMKG menyampaikan bibit siklon tropis 96W diprediksi terbentuk di Samudra Pasifik timur Filipina dengan pusat tekanan 1007 hPa, kecepatan angin maksimum 15 knot, dan bergerak ke arah barat.
“Sistem ini menginduksi terbentuknya daerah konvergensi yang mampu meningkatkan potensi hujan sedang di Maluku Utara dan juga Sulawesi Utara,” ujar BMKG dalam pembaruan informasi cuaca.
Selain itu, BMKG mencatat adanya sirkulasi siklonik di perairan barat Sumatera Barat, Selat Makassar, Teluk Cenderawasih, serta Samudra Pasifik utara Papua. Sistem tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua Barat, hingga wilayah di sekitar pusat sirkulasi.
Daerah perlambatan angin atau konvergensi juga diprakirakan muncul di sejumlah kawasan, antara lain perairan barat Sumatera Utara hingga Bengkulu, perairan barat Banten, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
Sementara itu, daerah pertemuan angin atau konfluensi diprediksi terbentuk di Laut Banda, perairan utara Aceh, Selat Malaka, Laut Cina Selatan, Laut Sulu, Selat Makassar, hingga Samudra Pasifik utara Pulau Halmahera sampai utara Papua.
Menurut BMKG, kombinasi berbagai dinamika atmosfer tersebut meningkatkan peluang terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah tekanan rendah atau sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut,” jelas BMKG.
Cuaca besok hujan atau panas? Ini wilayah yang perlu waspada
BMKG mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya di wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
“Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan juga Riau,” kata BMKG.
Selain itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah lain yang masuk dalam kategori waspada berdasarkan peta prakiraan BMKG.
Prakiraan cuaca besok siang dan malam di kota-kota besar
Untuk wilayah Indonesia bagian barat, BMKG memprakirakan hujan disertai petir berpotensi terjadi di Pontianak dan Banjarmasin.
Hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Medan dan Palangkaraya.
Sementara hujan ringan berpotensi mengguyur Banda Aceh, Pekanbaru, Padang, Bengkulu, Palembang, Pangkalpinang, Bandar Lampung, Bandung, dan Tanjung Selor.
Adapun kondisi cerah berawan, berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Tanjung Pinang, Jambi, Serang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. BMKG juga memprakirakan udara kabur berpotensi terjadi di Samarinda.
Untuk wilayah Indonesia bagian timur, hujan petir diprediksi terjadi di Nabire.
Hujan ringan diprakirakan mengguyur Denpasar, Mamuju, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Jayapura, dan Jayawijaya.
Sementara itu, kondisi cerah berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Kupang, Makassar, Gorontalo, Manado, Manokwari, dan Merauke. Potensi udara kabur diprakirakan terjadi di Mataram dan Palu.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru sebelum beraktivitas di luar ruangan, mengingat kondisi atmosfer masih berpotensi berubah dan memengaruhi cuaca di berbagai daerah selama Minggu, 28 Juni 2026.








