Headline.co.id, Pekanbaru ~ Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XLIV Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) tidak hanya bertujuan untuk sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga sebagai ajang memperkuat syiar Islam dan melahirkan generasi Qurani berprestasi. Acara ini berlangsung dengan tema yang mengedepankan penguatan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat, sekaligus menyiapkan peserta terbaik untuk mewakili Riau di tingkat nasional.
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, menegaskan bahwa MTQ merupakan sarana pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga pada penguatan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. “MTQ adalah wadah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an melalui pembinaan, pelatihan, dan kompetisi yang sehat,” ujar Zulkifli Syukur di Kantor LPTQ Provinsi Riau, Kota Pekanbaru, Sabtu (20/6/2026).
Menurut Zulkifli, pelaksanaan MTQ menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan membaca, menghafal, memahami, serta mengamalkan Al-Qur’an di kalangan masyarakat. Ia berharap kemampuan ini terus berkembang dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Riau.
Target Prestasi di Tingkat Nasional
Zulkifli menegaskan bahwa Riau menargetkan untuk bersaing dengan provinsi lain pada MTQ Tingkat Nasional Tahun 2026 yang akan digelar di Semarang, Jawa Tengah. Oleh karena itu, proses seleksi dan pembinaan peserta dilakukan secara maksimal untuk menghasilkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang siap berkompetisi di tingkat nasional. “Kami berharap MTQ dapat menjadi penggerak syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani yang beriman, bertakwa, serta berakhlak mulia,” tambahnya.
Indikator Keberhasilan MTQ
Keberhasilan pelaksanaan MTQ tidak hanya diukur dari terselenggaranya perlombaan, tetapi juga dari kualitas pelayanan kepada peserta dan tamu, kesiapan panitia, kelancaran koordinasi, serta tersedianya sarana pendukung yang memadai. Faktor lain yang menjadi indikator keberhasilan meliputi akomodasi, transportasi, konsumsi, pelayanan kesehatan, serta kelancaran rangkaian acara mulai dari pembukaan hingga penutupan. “Kami memastikan semua aspek ini berjalan dengan baik untuk mendukung suksesnya acara,” tutup Zulkifli.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, Kuansing diharapkan dapat menjadi panggung lahirnya qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Riau di kancah nasional.





















